Gempa Sulbar
Hari Keenam Tim Ikatek Unhas Suplai Dapur Umum Desa Sambabo, Majene, Layani hingga 100 Pengungsi
Ulumanda merupakan salah satu daerah yang terdampak cukup parah saat gempa bumi magnitudo 6.2 pada Jumat (15/1/2021) lalu. Lokasinya dekat episentrum
Penulis: Nurhadi | Editor: Arif Fuddin Usman
Kondisi Desa Sambabo, secara umum berada di lereng-lereng perbukitan.
Akses jalanan sudah jalan cor, namun pada beberapa titik tertutup longsor dan ada yang amblas.
“Kami membutuhkan bantuan sembako Pak. Estimasi persediaan kami hanya mampu bertahan 2 hari kedepan.
"Sementara warga saat ini masih trauma dan tidak ada penghasilan,” imbuhnya.
Support Tim Mapala 09
Kegiatan penyaluran logistik pada pagi ini tim relawan Ikatek Unhas mendapat dukungan dari tim relawan Mahasiswa Pencinta Alam 09 (Mapala 09) Teknik Unhas.
Dukungan tim yang masih bugar sangat dibutuhkan pada hari keenam penyaluran donasi.
Terlebih lokasi Kecamatan Ulumanda berkontur dan di lereng perbukitan.
Pada penyaluran bantuan kali ini, selain dari donasi Ikatek Unhas, tim relawan juga menyalurkan bantuan dari Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat atau BPPAUD Dikmas Sulsel.
Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari; beras 300 kg, mi instan 50 dos, air mineral 20 dos, popok balita 5 dos besar, minyak telon 30 pcs, snack 30 pcs.
Kemudian susu kaleng 20 pcs, sarung 30pcs, selimut 30 pcs, minyak kayu putih 30 pcs, roti 15 kodi, pakaian dalam 1 dos besar.
Pada momen tersebut, Kepala Desa Sambabo Haji Nurdin mengatakan masih membutuhkan bantuan berupa;
Perlengkapan bayi berupa selimut balita, popok balita, kelambu bayi, kasur bayi.
Lalu pakaian dalam wanita dan pria, susu formula untuk balita, selimut dan sarung,
Kemudian perlengkapan mandi, tikar dan terpal, bahan makanan pokok, minyak gosok, hingga minyak kayu putih. (*)