Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

VIRAL Video Pesta Pernikahan di Makassar Dibubarkan Karena Corona Kian Ganas, Sultan: Maafkan Kami!

Viral pesta pernikahan dibubarkan Satpol PP Sulsel di Makassar, Sultan Rakib: Maafkan kami menjalankan aturan Protokol Covid-19

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Mansur AM
tribun-timur.com
Video Pesta Pernikahan di Makassar dibubarkan Satpol PP karena mencegah kerumunan 

Ketiga, mutasi C19 yang terus berlangsung dengan daya tular yang lebih cepat hingga 70 persen menjadi mimpi buruk bagi penanganan C19.

Meskipun belum cukup bukti tentang angka fatalitas kasusnya yang lebih tinggi atau sebaliknya. Namun demikian, dengan  penularan yang tinggi via aerosol, maka perlu pendekatan baru yang lebih agressif. 

Keempat, karakter penduduk yang sulit berperilaku disiplin. Literasi kesehatan yang rendah. Mudah mempercayai berita hoax, kritis, temperamental dengan lokus kontrol yang rendah. Ini ciri masyarakat menengah ke bawah yang dominan. Sehingga, edukasi 3M tidak diperdulikan. 

Kelima, ilusi vaksin. Pola kebijakan yang sepertinya ditarik ke sumbuh kuratif dengan gencar menginfornsikan tentang vaksin C19. Edukasi vaksin seolah menyamarkan pentingnya program 3M (protokol kesehatan). 

Keenam, evaluasi program mitigasi multisektor yang relatif berhasil hingga September, cenderung mengendorkan  protokol kesehatan.

Dampaknya, titik balik kasus bertumbuh tak terkendali dengan  pemicu utama  pilkada, pesta, pembukaan pusat pusat bisnis, dan kegiatan sosial lainnya. 

Sebagai respons dari kebijakan pemerintas terkait dengan adaptasi kebiasaan baru. 

Kondisi tersebut menjadi pemicu C19 di berbagai wilayah bertumbuh secara eksponensial dan menghawatirkan.

Hal ini disebabkan ketidakjelasan road map pengendalian C19 yang harus dijalankan.

Simpang siurnya penanganan C19 di lapangan membuat kebingungan di masyarakat tentang langkah langkah yang harus diambil.

Faktor penentu yang lain adalah lemahnya sense of crisis pimpinan di daerah dengan penafsiran tindakan mitigasi yang sub standar. Jauh dari upaya yang diharapkan dalam mengotrol penularan C19. 

Besar harapan di awal tahun 2021 dengan nakhoda kementerian kesehatan yang baru dapat memberikan arah yang jelas dalam mitigasi C19.

Karena dengan sinergi dan kolaborasi  yang kuat dari hulu hingga ke hilir, dari pusat hingga daerah dan keterlibatan secara maksimal seluruh stake holder C19 ini dapat di kontrol.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved