Penanganan Covid
VIRAL Video Pesta Pernikahan di Makassar Dibubarkan Karena Corona Kian Ganas, Sultan: Maafkan Kami!
Viral pesta pernikahan dibubarkan Satpol PP Sulsel di Makassar, Sultan Rakib: Maafkan kami menjalankan aturan Protokol Covid-19
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Mansur AM
11/12 + 259 pasien
12/12 + 240 pasien
13/12 + 218 pasien
14/12 + 295 pasien
15/12 + 84 pasien
16/12 + 447 pasien
17/12 + 333 pasien
18/12 + 531 pasien
19/12 + 391 pasien
20/12 + 489 pasien
21/12 + 559 pasien
22/12 + 539 pasien
23/12 + 524 pasien
24/12 + 520 pasien
25/12 + 411 pasien
26/12 + 547 pasien
27/12 + 262 pasien
Jumlah penambahan (1-27/12/2020) = 8.474 pasien
Rerata: 313 orang per hari.
Berikut ulasan tim Satgas Covid-19 Sulsel dan pakar Epidemologi Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Ridwan Amiruddin.
Prof Ridwan sangat konsen pada upaya pemberantasan Covid-19.
Kali ini, ulasan Prof Ridwan dari berbagai perspektif untuk melihat secara akademis penyebab wabah ini masih sulit dikendalikan.
Ulasan Prof Ridwan Amiruddin

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Sulawesi Selatan
Melepas tahun 2020 ini, terasa sangat berat. Beban Covid-19 (C19) terlalu berat, kasus baru terus tumbuh hingga dua kali lipat dari bulan sebelumnya.
Pertanyaan yang selalu muncul, mengapa kasus ini terus meningkat dan kapan berakhir?
Tentu pertanyaan yang relatif sulit di jawab. Secara science epidemiologi menggambarkan bahwa, pertumbuhan C-19 baik secara global maupun nasional dapat ditinjau dari beberapa perspective.
Pertama, perbedaan iklim. Ada kecenderungan kasus C19 mengalami percepatan pertumbuhan di musim hujan atau musim dingin dibanding musim kemarau atau panas.
Kedua, C19 mengalami penyebaran yang cepat di lingkungan keluarga yang padat, dengan ventilasi rumah yang buruk.