Breaking News:

Klakson

Masyarakat

Baliho itu terpajang ditempat ramai hingga di tempat sunyi yang saban hari dilintasi babi-babi liar, biawak tak bertuan hingga burung-burung hantu.

DOK TRIBUN TIMUR
Abdul Karim, penulis dan pengamat demokrasi 

Abdul Karim

Penulis dan penggiat demokrasi

"MASYARAKAT", apa arti dan makna kata itu?

Tanyalah pada kandidat-kandidat bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota.

Dalam beberapa bulan terakhir, mereka tampaknya jauh lebih paham.

Dalam beberapa pekan ini kelihatannya mereka lebih mengerti tentang “masyarakat” dibanding sosiolog dan antropolog.

Baliho mereka dengan jumlah tak terkira setidaknya menjadi petunjuk bagi kita betapa pahamnya mereka tentang “masyarakat”.

Baliho itu terpajang ditempat ramai hingga di tempat sunyi yang saban hari dilintasi babi-babi liar, biawak tak bertuan hingga burung-burung hantu.

Semoga saja binatang-binatang itu tak menggelar aksi protes, sebab kalimat yang tertera di baligho-baligho itu tak satupun bertuliskan “untuk kesejahteraan binatang”.

Semuanya hanya bertuliskan tema-tema “untuk kesejahteraan masyarakat”.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved