Tribun Makassar
Tersangka Kasus Pengrusakan Sekretariat dan Pembakaran Ambulans Nasdem Makassar Bertambah
Tersangka kasus pengrusakan sekretariat dan pembakaran ambulans Nasdem Kota Makassar dalam unjuk rasa bertambah.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
"Kericuhan ini memang sudah di rencanakan oleh para perusuh ini, jadi unjuk rasa ini hanya modus. Namun hal tersebut bukan hal yang membenarkan perbuatan anarkis mereka, mereka ini kelompok yang terdiri dari gabungan masyarakat dan juga ada mahasiswa dari universitas yang berbeda dengan membentuk aliansi dengan nama Makar," tuturnya.
Ia menambahkan kasus itu masih akan dikembangkan dan didalami. Terkait kelompok apa dan orang-orang yang berkontribusi dan mensuppport atau hal-hal lain ada keterkaitan kelompok perusuh ini.
Sekadar diketahui, unjuk rasa Tolak Omnibus Law di depan kampus UNM itu mulanya berjalan damai.
Unjuk rasa diwarnai blokade Jl AP Pettarani di dua jalur. Bahkan, arah ke Jl Andi Djemma turut diblokade.
Unjuk rasa itu sempat diwarnai kericuhan kecil saat seorang pria didapati pengunjuk rasa dalam barisan mahasiswa.
Ia pun dikejar hingga masuk berlindung di dalam satu minimarket.
Berselang beberapa jam, unjuk rasa itu mulai tidak kondusif.
Dimulai dengan pencopotan dan pembakaran sejumlah baliho, lalu disusul pengrusakan dengan melempari batu sejumlah bangunan di sekitar lokasi unjuk rasa.
Salah satunya yang menjadi sasaran sekretariat Nasdem Kota Makassar.
Sekretariat Nasdem Kota Makassar tersebut rusak setelah diberondong lemparan batu. Begitu juga dengan kendaraan yang terparkir di depannya.
Tidak sampai di situ, ambulans bergambar Nasdem juga menjadi sasaran.
Ambulans yang mulanya terparkir depan sekretariat Nasdem Kota Makassar itu didorong ke Jl AP Pettarani lalu dibakar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolda-sulsel-irjen-pol-merdisyam-saat-konferensi-pers-senin-26102020-sore.jpg)