HUT ke 351 Sulsel
Mengenal Seppa Tallung dan Passapu Randanan, Pakaian Adat Suku Toraja yang Dikenakan Nurdin Abdullah
Dalam budaya Suku Toraja, pakaian adat untuk pria dikenal dengan nama Seppa Tallung.
TRIBUN-TIMUR.COM- Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengenakan pakaian adat dari suku Toraja saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-352 Sulsel, Senin (19/10/2020).
Nurdin Abdullah tampak mengenakan baju adat berwarna merah.
Dalam budaya Suku Toraja, pakaian adat untuk pria dikenal dengan nama Seppa Tallung.
Dikutip dari laman budayawan.com, saat memakain pakaian adat ini, biasanya dipakai bersama dengan sejumlah asesoris, seperti Kandure, Ganyang, dan Lipa'.
Kandure adalah busana dengan dekorasi berupa manik-manik pada unsur dada, ikat kepala pun pada ikat pinggang.
Gatang, yaitu sejenis senjata khas berupa parang, dipakai sebagai aksesoris dengan teknik diselipkan pada bawahan sarung.
Sementara Lipa' adalah sejenis sarung sutra dengan motif bermacam-macam.
Saat memakai baju Seppa Tallung, Nurdin Abdullah juga memakai penutup kepala yang disebut Passapu.
Model Passapu yang dipakai Nurdin Abdullah adalah Passapu Randanan.
Dikutip dari karya ilmiah dosen UNM, Karta Jayadi dan Cahya Jayadi terkait Passapu Sa'dan-Toraja, model Passapu Randanan hanya digunakan oleh pemimpin masyarakat adat penganut Aluk Sanda Pituna.
Menyerupai Passapu Tallu Siloloq/Lolokna, namun ujung tertinggi pada bagian tengah ditappikan/ditekuk kebelakang dan diselipkan masuk sehingga membentuk lengkungan menyerupai atap Tongkonan.
Sehingga terlihat empat puncak atau ujung kain menghadap/menjulang ke atas.
Seperti penyambutan tamu penting pemerintahaan yang melakukan kunjungan di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara.
Mengenal Suku Toraja
Suku Toraja adalah suku yang penduduknya menetap di pegunungan bagian utara Provinsi Sulawesi Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nurdin-abdullah-memakai-pakaian-adat-dari-toraja-dalam-peringatan-hut-ke-351-sulsel.jpg)