Kisah Bocah di Bone Rawat Ibunya Seorang Diri, Belajar Online Pinjam HP Tetangga
Saat ditemui, Jumiati hanya bisa terbaring. Ia mengaku sudah menderita kanker payudara selama 5 tahun.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
"Dari belajar di rumah teman, karena sekarang belajar online, sedangkan saya tidak punya hp," ucapnya.
Anak yang masih duduk di kelas 4 SD ini mengurus ibunya dengan telaten. Segala keperluan ibunya dilakukan tanpa terlihat rasa lelah.
"Saya memasak nasi. Biasa masak ikan, itu pun kalau ada," tuturnya sambil memberikan minum ibunya.
Ia menerangkan, sebelum melakukan aktivitas sekolah dia mengambil air dulu untuk keperluan rumah.
Untuk kebutuhan air minum, Aura mengambil air di masjid yang berkisar 100 meter dari rumahnya. Setelah itu, ia baru berangkat ke rumah temannya untuk belajar online.
Camat Tanete Riattang Timur, Andi Armand Bobi yang mendatangi rumah Jumiati berjanji
akan mengurus dan menangani Ibu Jumiati.
"Harus dibantu untuk memeriksan kesehatannya. Beliau harus mendapat pertolongan," ujarnya.
Armand pun mengaku beliau telah diusulkan untuk menerima bantuan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
"Sudah diusulkan tahun untuk menerima bantuan DTKS," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aura-siramikail43rt.jpg)