Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Bocah di Bone Rawat Ibunya Seorang Diri, Belajar Online Pinjam HP Tetangga

Saat ditemui, Jumiati hanya bisa terbaring. Ia mengaku sudah menderita kanker payudara selama 5 tahun.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/KASWADI
Aura Siramikaila bocah berusia 9 tahun harus merawat ibu kandungnya, Jumiati yang susah bergerak usai operasi pengangkatan payudara setahun lalu. 

"Dari belajar di rumah teman, karena sekarang belajar online, sedangkan saya tidak punya hp," ucapnya.

Anak yang masih duduk di kelas 4 SD ini mengurus ibunya dengan telaten. Segala keperluan ibunya dilakukan tanpa terlihat rasa lelah.

"Saya memasak nasi. Biasa masak ikan, itu pun kalau ada," tuturnya sambil memberikan minum ibunya.

Ia menerangkan, sebelum melakukan aktivitas sekolah dia mengambil air dulu untuk keperluan rumah.

Untuk kebutuhan air minum, Aura mengambil air di masjid yang berkisar 100 meter dari rumahnya. Setelah itu, ia baru berangkat ke rumah temannya untuk belajar online.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Armand Bobi yang mendatangi rumah Jumiati  berjanji
akan mengurus dan menangani Ibu Jumiati.

"Harus dibantu untuk memeriksan kesehatannya. Beliau harus mendapat pertolongan," ujarnya.

Armand pun mengaku beliau telah diusulkan untuk menerima bantuan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

"Sudah diusulkan tahun untuk menerima bantuan DTKS," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved