Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jenderal Gatot Blak-blakan 'Dijebak' Ketemu Setya Novanto di Singapura hingga Menolak Jadi Panglima

Jenderal Gatot Blak-blakan 'Dijebak' Ketemu Setya Novanto di Singapura hingga Menolak Jadi Panglima

Editor: Ilham Arsyam
tribunnews
jenderal gatot nurmantyo 

Meski begitu, ia membuka kemungkinan hal tersebut bisa saja terjadi.

"Jadi saya ulangi, saya dicopot bukan karena itu. Bisa saja terjadi seperti itu kan. Tapi saya tidak pernah mengatakan saya dicopot berdasarkan itu," kata Gatot.

Sebelumnya, pernyataan Gatot terkait pencopotannya sebagai Panglima TNI menjadi polemik yang memancing banyak pihak berkomentar.

Pernyataan tersebut Gatot sampaikan dalam tayangan di kanal Youtube Hersubeno Point yang diunggah pada 21 September 2020.

tribunnews
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menggelar upacara dan tabur bunga di atas KRI dr. Soeharso-990, Selasa (3/10/2017).(KOMPAS.com/Kristian Erdianto) ()

Dalam tayangan tersebut Gatot menyampaikan sejumlah indikasi adanya kebangkitan komunisme yang ia temukan sepanjang berkarier di TNI.

Gatot mengatakan indikasi-indikasi itulah yang menbuatnya mengeluarkan perintah menonton film tersebut.

Dalam tayangan tersebut ia juga sempat menceritakan saat-saat sebelum pencopotannya.

"Pada saat menjadi Panglima TNI saya melihat itu semuanya. Maka saya perintahkan jajaran saya untuk menonton film G 30 S PKI. Pada saat itu saya punya sahabat dari salah satu partai, saya sebut saja partai PDI. Menyampaikan, Pak Gatot hentikan saja itu, kalau tidak Pak Gatot pasti akan diganti. Saya sampaikan terima kasih, tapi di situ saya gas karena ini adalah benar-benar berbahaya. Dan memang benar-benar saya diganti," ungkap Gatot dalam tayangan tersebut.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Gatot Nurmantyo Diberhentikan Sebagai Panglima TNI Setelah Perintahkan Nobar Film G 30 S PKI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved