Rudenim Makassar
Datangi Rudenim, Dodi Karnida Minta Pegawai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan & Inovatif
Kepala Divisi Keimigrasian Dodi Karnida Minta Pegawai Junjung tinggi tata nilai PASTI, Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif
Penulis: Hasan Basri | Editor: Arif Fuddin Usman
"Kanwil Kemenkumham SulSel", teriak Dodi langsung disambut jajaran Rudenim Makassar"PASTI EWAKO" balas pegawai Rudenim dengan lantang.
Tentang Rudenim
Rumah Detensi Imigrasi atau yang disingkat dengan rudenim adalah unit pelaksana teknis yang menjalankan fungsi keimigrasian.
Rudenim ini sebagai tempat penampungan sementara bagi orang asing yang melanggar Undang-Undang Imigrasi.
Dikutip dari Wikipedia, orang asing yang berdiam atau tinggal di rudenim disebut dengan deteni.
• Haerul Rakit Pesawat Pakai Mesin Kawasaki Ninja 150 cc, Kawasaki Beri Apresiasi, Apa Bikin Pesawat?
• Kejadian Aneh di Rekonstruksi Pembunuhan Husna oleh Kekasihnya Sendiri, Korban Teriak Nama Pembunuh
Sejarah munculnya Rudenim adalah pada Maret 2004, berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman dan HAM RI Nomor M.01.PR.07.04 tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Detensi Imigrasi.
Sejak saat itulah istilah Karantina Imigrasi berubah menjadi rudenim.
Saat ini, Rumah Detensi Imigrasi / rudenim telah ada di 13 kota tersebar di Indonesia.
Rudenim menjadi tempat penampungan sementara bagi para pencari suaka ataupun pengungsi yang datang ke Indonesia sebelum dikembalikan ke negara asalnya.
Rudenim dibangun karena meningkatnya lalu lintas orang, baik yang keluar maupun yang masuk ke Indonesia.
Sehingga berpotensi timbulnya permasalahan keimigrasian terhadap kedatangan dan keberadaan orang asing di Indonesia.
Terutama yang memerlukan upaya penindakan bagi orang asing yang melanggar ketentuan yang berlaku.
• Film Fantasi The Maze Runner Tayang di Big Movies GTV Malam Ini, Simak Sinopsis, Trailer
• Bursa Liga 1 - Joel Vinicius Dicoret Persib? Osvaldo Haay Serius ke Persija, Kurnia Meiga Kembali?
Untuk mengefektifkan dan mengefisienkan penindakan tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana pendukung seperti rudenim.
Saat ini di Indonesia terdapat 13 (tiga belas) Rudenim yang tersebar di Seluruh Indonesia.
Yaitu di Jakarta, Medan, Pekanbaru, Batam, Semarang, Surabaya, Pontianak, Balikpapan, Manado, Denpasar, Kupang, Makassar dan Jayapura.
Rudenim Makassar sendiri terletak di Kelurahan Timbuseng, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dodi-karnida-saat-memimpin-apel-di-rudenim-makassar.jpg)