Kolom Teropong

Salat di Era Covid-19

Dampak yang ditimbulkan oleh covid-19 telah mengubah sebuah kemapanan yang ada. Banyak orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan.

dokumen Abdul Gafar
Abdul Gafar 

Oleh: Abdul Gafar
Dosen Ilmu Komunikasi Unhas, Makassar

Kehadiran virus corona telah memorakporandakan aktivitas yang biasa dilakukan. Kehidupan di semua lini berubah secara drastis.

Pola-pola baru terbentuk, baik secara sadar maupun lewat sejumlah aturan yang dibuat.

Seluruh negara was- was menatap masa depannya. Semua berlomba melakukan pengkajian bagaimana menangkal ruang gerak covid-19.

Ada yang pesimis bahwa covid-19 ini akan merajalela hingga 5 tahun ke depan. Ada juga yang optimis, bahwa hal ini akan teratasi dalam waktu yang dekat.

Spekulasi demi spekulasi terus berseliweran mengenai covid-19 ini.

Penambahan Pasien Covid-19 di Sulsel Diharapkan Melandai, Prof Syafri: Tergantung Disiplin Warga

Ada testimoni yang mengatakan bahwa pasien yang terkena covid-19 dapat sembuh cukup dengan mengonsumsi vitamin, makan buah, istirahat cukup, dan berjemur di bawah cahaya matahari pagi.

Dampak yang ditimbulkan oleh covid-19 telah mengubah sebuah kemapanan yang ada. Banyak orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan.

Gaji yang seharusnya dibayarkan secara layak akhirnya kandas akibat terjangan virus ke mana-mana.

Ketakutan menatap masa depan terasakan bagi banyak orang. Kehilangan pekerjaan berarti kehilangan harapan hidup yang layak.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved