Breaking News:

Luwu Timur Lawan Corona

Kisah Warga Wotu Luwu Timur Selama Diisolasi karena Corona

AS dinyatakan positif corona pada Selasa (26/5/2020) setelah hasil tes swab AS keluar bersamaan dengan rekannya di Puskesmas Wotu.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
AS bersama pasien positif corona saat menjalani isolasi di Puskesmas Wotu, Jl Bahari, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur 

TRIBUNLUTIM.COM, WOTU - Petugas Puskesmas Wotu, AS (29) menceritakan pengalamannya setelah positif terjangkit virus corona atau Covid-19 hingga akhirnya bisa sembuh.

AS dinyatakan positif corona pada Selasa (26/5/2020) setelah hasil tes swab AS keluar bersamaan dengan rekannya di Puskesmas Wotu.

AS diduga tertular corona setelah kontak dengan petugas RSUD I La Galigo Luwu Timur, pada Selasa (19/5/2020).

Petugas RSUD I La Galigo yang datang ke Puskesmas Wotu waktu itu untuk suatu urusan juga tidak tahu dirinya positif.

Sebab pada rapid test, hasilnya non reaktif namun pada hasil swab test baru dinyatakan positif.

Saat itu juga, AS langsung isolasi mandiri di rumah usai mengetahui petugas RSUD yang kontak dengannya positif.

AS lalu menjalani isolasi mandiri di Puskesmas Wotu, Bahari, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (27/5/2020).

Selama menjalani isolasi, AS mengaku menghindari stres agar imunnya tetap terjaga. Berjemur dan senam di pagi hari.

"Sambil komsumsi vitamin dan buah," kata AS kepada TribunLutim.com, Jumat (12/6/2020).

Selama 14 hari menjalani isolasi di Puskesmas Wotu, AS mengaku tidak merasakan perubahan pada kesehatannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved