OPINI PAKAR

Pandemi Kebodohan vs Corona

Ditulis Ridwan Amiruddin, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas sekaligus Ketum Persakmi Indonesia dan Ketua PAEI Sulawesi Selatan

Dokumen Ridwan Amiruddin
Prof Dr Ridwan Amiruddin SKM MKes MSc PH 

Keadaan tersebut akan menggiring masyarakat pada ujung bencana yang maha dahsyat.

Pandemi Covid-19 mengajarkan tentang kejujuran, attitude/sikap yang baik terhadap arti penting nilai kesehatan.

Setiap orang bertanggung jawab pada arti kesehatan sebagai investasi. Kesehatan dan modal pembangunan.

Modal yang tidak dapat ditukar dengan sekian rupiah.

Kisah Sopir Bus Jalan Kaki dari Jakarta ke Solo untuk Ziarah Kubur Orangtua, Kena PHK dan Uang Habis

Sebagai modal yang bersifat substansial tidak mungkin dapat ditukar dengan modal yang bersifat penunjang.

Kalau ini juga belum dipahami berarti memang betul negeri ini sedang mengalami double pandemik. Pandemi Kebodohan dan pandemi Covid-19.

Double pandemik harus segera diselesaikan dengan multi approach.

Diantaranya menata ulang pendidikan warga berbasis cultural positip yang memperkuat attittude kebangsaan.

Bukan hanya mengejar top scorer rangking dunia, tapi nihil attitude positip sebagai warga bangsa yang bermartabat.

Penguatan pendidikan karakter kebangsaan tidak bisa ditunda lagi.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved