Tribun Bulukumba

Lurah Borong Rappoa 'Disandera' Warga, Bakal Dilepas Jika Bupati Bulukumba Hadir

Aksi tersebut dilakukan karena kecewa terhadap pemerintah, yang dinilai tidak serius dalam mencegah Covid-19.

Ist
Sejumlah warga Baturapa, Kelurahan Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba, menutup jalan. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, KINDANG - Warga Baturapa, Kelurahan Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menutup akses jalan.

Aksi tersebut dilakukan karena kecewa terhadap pemerintah, yang dinilai tidak serius dalam mencegah Covid-19.

Pasalnya, sudah ada 4 warga yang positif Covid-19, akibat tertular melalui transmisi lokal.

Lurah Borongrappoa, Lukman yang datang ke lokasi malah menjadi korban sanderaan warga sekitar.

Salah satu pemuda, Irka mengatakan, pihaknya akan terus menutup jalan dan menyedara lurah jika Bupati Bulukumba tak menemui warga.

“Kami terpaksa menahan Lurah Borongrappoa, guna untuk melakukan koordinasi dan menghadirkan Bupati Bulukumba untuk berdialog dengan masyarakat,” tegas irka.

Ia mengatakan, tak akan membuka akses jalan dan melepas lurah sebelum tuntutan warga dipenuhi.

“Mending kita buka puasa sama-sama dengan pak Lurah dan sahur bersama kalau beliau tidak mampu menghadirkan Bupati Bulukumba sampai pukul 18.00 sebentar,” tambahnya.

Akibat aksi tersebut, masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju kampung tetangga terganggu lantaran tidak bisa melintas di Baturapa.

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang dikonfirmasi, belum memberikan respon.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved