Rumah Ramadhan
Keluarga Qur'ani
Ditulis Firdaus Muhammad, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar dan Ketua Komisi Dakwah MUI Sulsel.
Miris, kadang ketika ada anggota keluarga menikah atau meninggal, lalu cari Alquran untuk khataman dan ternyata tidak ada atau lusuh tak terawat.
Mungkin saja ada keluarga yang orang-orangnya tidak tahu mengaji, suami istri dan anaknya tidak tahu mengaji, di rumahnya tidak ada Alquran.
Atau, anaknya mahir mengaji bahkan hafal ayat-ayat tertentu tapi kedua orang tuanya tidak tahu mengaji.
Momen 17 Ramadan, yang malamnya diperingati nuzulul qur'an, malam turunnya Alquran, kita jadikan momen komitmen membangun keluarga yang qur'ani.
Setiap malamnya seperti bada magrib atau waktu lain yang disepakati untuk bersama-sama tadarus.
Tidak menjadikan rumahnya seperti kuburan, rumah yang didalamnya tidak dibaca Alquran seperti sabda Nabi.
Lebih dari itu berharap hidayah Allah agar dikarunia keluarga pecinta Quran, membaca dan mengamalkan nilai-nilainya. Semoga! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/firdaus-muhammad_4.jpg)