Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rumah Ramadhan

Menjaga Keseimbangan Hati

Cinta menuntut kesetiaan. Kesetiaan itu menuntut pecinta menepati janji-janjinya, memelihara kekasihnya serta nama baiknya.

Editor: Jumadi Mappanganro
abd azis/tribuntimur.com
Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad 

Oleh: Firdaus Muhammad
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar dan Ketua Komisi Dakwah MUI Sulsel

SIFAT hati adalah bolak balik. Maka perlu keseimbangan-keseimbangan dalam menjaganya.

Dalam keluarga perlu senantiasa menjaga keseimbangan hati demi kelangsungan perjalanan bahtera rumah tangga.

Banyak peristiwa yang kadang tak terduga selalu menjadi ancaman dalam keluarga kala tidak ada keseimbangan.

Cinta yang mempertemukan dua 'aku', membuka ruang adanya dominasi-dominasi yang melahirkan kebimbangan dan benturan-benturan.

Khazanah Sejarah: Double Truth Pada Masalah Ijtihadiah

Menjaga keseimbangan hati dengan cinta. Cinta adalah kecenderungan hati yang mendalam terhadap sifat-sifat lahir dan batin.

Cinta menuntut pengenalan, perhatian, apresiasi, penghormatan dan tanggung jawab.

Cinta menuntut kesetiaan. Kesetiaan itu menuntut pecinta menepati janji-janjinya, memelihara kekasihnya serta nama baiknya.

Kesetiaan juga menuntut menutupi kekurangan serta memaafkan kesalahannya, bahkan berkorban untuknya.

Demikian M Quraish Shihab menggambarkan samudra cinta yang menjadi modal itu dalam merawat hubungan pasangan suami istri.

Lebih lanjut pendiri Pusat Studi al-Qur’an (PSQ) itu menjabarkan nilai-nilai yang melanggengkan perkawinan.

Sejarah Penamaan dan Profil Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah di Makassar

Salah-satunya keseimbangan hati dengan menempatkan posisi pasangan yang setara, membuka dialog untuk mencari titik temu.

Kebahagiaan hidup manusia ditentukan ragam keseimbangan-keseimbangan, baik akal, jiwa, emosi maupun fisik, jasmani dan rohani.

Setelah mampu menjaga keseimbangan pada dirinya, maka harapannya, pasangan memiliki komitmen yang sama hingga keseimbangan tercipta dalam hubungan keluarga.

Kebahagiaan suami istri meniscayakan keseimbangan. Keseimbangan yang meneguhkan bahagiaan suami istri adalah keseimbangan antara hak dan kewajiban antara suami istri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved