Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir di Lamasi Luwu

Seharian, Wabup Luwu Temani Korban Banjir di Lamasi Timur

Hal tersebut dilakukannya guna melihat kondisi warga sekaligus mendegarkan harapan mereka.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
Ist
Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak (putih) berada di lokasi banjir di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (3/4/2020) 

TRIBUNLUWU.COM, LAMASI TIMUR - Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak menghabiskan waktunya berada di lokasi banjir di Kecamatan Lamasi Timur.

Hal tersebut dilakukannya guna melihat kondisi warga sekaligus mendegarkan harapan mereka.

Selain itu, Syukur juga melakukan rapat bersama camat dan pemerintah desa setempat sebelum memutuskan langkah-langkah penanganan.

"Saya baru pulang dari lokasi karena mau ganti baju, saat ini di Pompengan masih berlangsung rapat antara camat dengan kepala desa. Saya menunggu hasilnya," kata Syukur Bijak, Jumat (3/4/2020).

Ketua DPC Partai Demokrat Luwu sejak pagi sudah berada di lokasi bencana memantau secara langsung.

Ia didampingi sejumlah pejabat setempat, diantaranya Ketua DPRD Rusli Sunali.

"Saat ini air sudah mulai surut, semoga malam ini tidak ada hujan deras di hulu," katanya.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda seluruh desa di Lamasi Timur disebabkan hujan deras di bagian hulu, atau wilayah Walenrang Barat dan sekitarnya pada Kamis (2/4/2020) malam.

Itu diperparah dengan jebolnya sejumlah tanggul di wilayah itu.

"Sebenarnya hujan tidak begitu deras di lokasi banjir, tapi di bagian hulu yang deras, itu yang mengakibatkan terjadinya banjir," katanya.

Pada kesempatan itu, Syukur juga menyerahkan bantuan seperti beras dan selimut kepada para korban.

"Tadi kami menyerahkan bantuan, seperti beras dan selimut," ucap dia.

Terkait penanganan korban yang rumahnya hanyut, Syukur meminta kepala desa memberikan tenda.

"Korban kita data dulu, kemudian saya sampaikan kepada kepala desa untuk memberikannya tenda kalau mereka mau. Di sana kan satu desa hampir semua berkeluarga, jadi korban bisa tinggal di rumah keluarga yang tidak terdampak untuk sementara waktu," sebut dia.

Sementara itu, Dinas Sosial Luwu merilis data sementara jumlah rumah warga yang terendam banjir.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved