Update Corona di Sinjai

Andi Seto Ambil Alih Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sinjai

Hal itu berdasarkan dalam surat edaran Mendagri nomor 440/2622/SJ tanggal 29 maret 2020 yang ditandatangani Mendagri Muhammad Tito Karnavian tentang p

Samba/Tribun Timur
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa memberikan keterangan pers mengenai virus corona di Jl Jenderal Sudirman beberapa hari lalu. 

TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Andi Seto Asapa (ASA) mengambil alih menjadi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona 2019 di Kabupaten Sinjai.

Hal itu berdasarkan dalam surat edaran Mendagri nomor 440/2622/SJ tanggal 29 maret 2020 yang ditandatangani Mendagri Muhammad Tito Karnavian tentang pembentukan gugus tugas percepatan penanganan Virus Corona.

Dimana menurut Bupati ASA, akronim dari Andi Seto Asapa dalam surat edaran itu diharuskan Gubernur dan Bupati/Walikota menjadi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Daerah dan tidak dapat didelegasikan kepada pejabat lain di daerah.

" Kita meRe-organisasi gugus tugas yang sudah kita bentuk sebelumnya", kata Bupati Sinjai ASA dalam rilisnya ke Tribun, Selasa (31/3/2020).

Meski demikian, Bupati Sinjai ASA mengaku tetap menerapkan informasi satu pintu terhadap percepatan penanganan COVID-l9 di Kabupaten Sinjai, yaitu Juru Bicara (Jubir) yang di percayakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr Andi Suryanto Asapa.

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa memberikan keterangan pers mengenai virus corona di Jl Jenderal Sudirman beberapa hari lalu.
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa memberikan keterangan pers mengenai virus corona di Jl Jenderal Sudirman beberapa hari lalu. (Samba/Tribun Timur)

Bupati Sinjai ASA berharap semua pihak dapat bekerjasama demi mencegah penyebaran virus Corona di Bumi Panrita Kitta, sebab ditegaskan hingga saat ini Kabupaten Sinjai masih dalam status Siaga dan belum ada warga atau kasus positif Corona di Kabupaten Sinjai sehingga diperlukan kerjasama. 

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini masih dalam status pencegahan sehingga menjaga wilayah di Sinjai sangat perlu. Apalagi kalau ada pendatang segera dilaporkan ke kepala atau petugas kesehatan, tujuannya agar dapat dideteksi dini apakah ada gejala atau tidak. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved