Tidak Ada Mantan di MATAN

Khusus di zaman melenial ini kader MATAN harus menguasai berbagai bidang dan menggunakan banyak jaringan terutama medsos sebagai wahana pemberdayaan

Tidak Ada Mantan di MATAN
DOK
Mahmud Suyuti, Ketua PW MATAN Sulawesi Selatan

Catatan Khusus Hasil Silatnas

Oleh: Mahmud Suyuti
Ketua PW MATAN Sulawesi Selatan

MATAN singkatan Mahasiswa/i Ahlit Thariqah al-Muktbarah al-Nahdliyah, merupakan organisasi pemuda tarekat baik mahasiswa secara formal S1, S2, S3 maupun mahasiswa secara informal yang terdiri dari pemuda, pelajar dan masyarakat yang telah berbaiat di salah satu tharekat al-Muktabarah.

Selama dia menjadi murid tarekat dan walaupun telah berumur tua sampai 60 tahun pun ke atas tapi statusnya sebagai jamaah tarekat maka dia mahasiswa depan syekhnya, sehingga terkenal guyonan di kalangan kader-kader MATAN tidak ada mantan di MATAN.

Jadi MATAN adalah organisasi tarekat sebagai wadah berhimpunnya murid-murid tarekat atau lebih dikenal mahasiswa tarekat tanpa batasan usia, tidak mengenal istilah mantan mahasiswa selama mereka berstatus murid di depan syekh, mursyid atau guru tarekatnya.

Thariqah al-Muktabarah adalah jalan kesufian yang tergorganisir dalam tarekat sahih yang nasab silsilahnya terhubung ke Nabi Muhammad SAW. Sedangkan al-Nahdliyah adalah tashieh dari JATMAN-NU (Jam’iyah Ahlit Thariqah al-Mu’tabarah al-Nadhliyah Nahdlatul Ulama) salah satu badan otonom dari Nahdlatul Ulama.

MATAN didirikan oleh para masyayikh tarekat dan dideklarasikan secara resmi pada forum Muktamar XI JATMAN NU di Pondok Pesantren al-Munawariyyah Malang Jawa Timur pada tanggal 10-14 Januari 2012 M/ 16-20 Shafar 1433 H.

MATAN dalam merekrut anggota melalui pengkaderan yang disebut Suluk terdiri atas tiga jenjang, Suluk MATAN I (Sultan dasar), suluk MATAN II (Sultan menengah) dan suluk MATAN III (Sultan tingkat tinggi).

Untuk menguatkan silaturahim antara sesama alumni Suluk maka salah satu agenda tahunan di MATAN adalah Silaturahim Nasional (Silatnas) yang tahun 2020 atau Silatnas VIII MATAN dilaksanakan di Asrama Haji Sudiang Makassar selama tiga hari (2-4/3).

Ini adalah Silatrnas MATAN yang pertama kali dilaksanakan di luar Jawa diikuti perwakilan dari utusan wilayah dan cabang MATAN se-Indonesia yang jumlahnya 622 kader alumni suluk. Khusus saat pembukaan acara Silatnas dihadiri 1.326 simpatisan.

Halaman
12
Editor: syakin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved