DPRD Lutim ke Bulukumba

DPRD Lutim Belajar Pengelolaan dan Kelembagaan Pariwisata di Bulukumba

Kedatangan anggota DPRD Lutim ini dalam rangka studi komparatif mengenai rancangan peraturan daerah kelembagaan yang sementara digodok bersama Pemda

DPRD Lutim Belajar Pengelolaan dan Kelembagaan Pariwisata di Bulukumba
Humas Pemkab Bulukumba
Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur (Lutim) mengunjungi Kabupaten Bulukumba, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUN TIMUR.COM, BULUKUMBA - Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur (Lutim) mengunjungi Kabupaten Bulukumba, Jumat (17/1/2020).

Rombongan kunjungan kerja (kunker) yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD M Siddiq diterima oleh Wakil Bupati, Tomy Satria Yulianto di ruang Rapat Bupati, Jumat, 17 Januari 2020.

Saat memberikan pengantar, Tomy mengungkapkan bahwa kunker anggota DPRD Lutim tidak berarti Pemerintah Kabupaten Bulukumba lebih baik, namun Tomy mengharapkan ada sharing pengalaman yang Pemerintah Kabupaten Bulukumba bisa juga pelajari dari kelebihan atau keunggulan yang dimiliki Kabupaten Luwu Timur.

Kedatangan anggota DPRD Lutim ini dalam rangka studi komparatif mengenai rancangan peraturan daerah kelembagaan yang sementara digodok bersama Pemda Lutim.

Menurut HM Siddiq, sektor pariwisata Lutim masih ditangani oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga. Olehnya itu, pihaknya, lanjut Siddiq akan mempelajari pengelolaan pariwisata yang ditangani oleh Dinas Pariwisata Bulukumba.

“Kelembagaan akan disusun kembali, sehingga bisa jadi Dinas Pariwisata bisa berdiri sendiri sebagaimana di Kabupaten Bulukumba,” bebernya.

Pemerintah Lutim dan DPRD, kata Siddiq memberikan perhatian yang besar terhadap sektor pariwisata di daerahnya. “Untuk melaksanakan event seperti Festival Danau Matano dikucurkan anggaran sebanyak enam milyar rupiah,” ungkapnya.

Namun ia mengaku dengan nilai anggaran tersebut belum mampu mendongkrak pariwisata Lutim. Itulah sebabnya pihaknya ingin belajar di Kabupaten Bulukumba dalam hal pengelolaan dan pengembangan pariwisata.

Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur (Lutim) mengunjungi Kabupaten Bulukumba, Jumat (17/1/2020).
Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur (Lutim) mengunjungi Kabupaten Bulukumba, Jumat (17/1/2020). (Humas Pemkab Bulukumba)

Menanggapi hal tersebut Wabup Tomy Satria mengatakan, justru Pemerintah Kabupaten Bulukumba dengan anggaran terbatas, mampu menghadirkan event Festival Pinisi yang masuk 100 Wonderful Event Kementerian Pariwisata.

“Anggarannya hanya sekitar 1 milyar rupiah, namun kita telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pariwisata. Malah karnaval busana hitam yang menjadi rangkaian Festival Pinisi mendapatkan penghargaan Rekor MURI sebagai peserta terbanyak menggunakan busana hitam,” ungkapnya.

Dalam menerima kunjungan DPRD Lutim tersebut, Wabup Tomy Satria didampingi oleh Kadis Pariwisata, Ali Saleng, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Akhmad Januaris dan Kadis Pemuda dan Olahraga, Asrar A. Amir. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved