Fintech Ilegal

Fintech Ilegal Marak, ini Saran Kepala OJK Sulmapua Agar Tak Terjebak

Shinta terjerat perusahaan ilegal, yang lebih dikenal dikenal dengan nama finansial teknologi (fintek), atau pinjaman online.

Fintech Ilegal Marak, ini Saran Kepala OJK Sulmapua Agar Tak Terjebak
fahrizal/tribun-timur.com
Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua, Zulmi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjual Bubur Manado yang beralamat di Jl Cendrawasih, Makassar, Shinta Bawole, menjadi korban perusahaan peer to peer lending (p2p) ilegal.

Shinta terjerat perusahaan ilegal, yang lebih dikenal dikenal dengan nama finansial teknologi (fintek), atau pinjaman online.

Menurut Shinta, perusahaan tersebut mentransfer sejumlah uang ke rekeningnya tanpa persetujuan, dan diminta mengembalikan paling lambat delapan hari, dengan bunga hampir 50 persen.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua Zulmi, mengaku prihatin dengan masyarakat yang menjadi korban fintech ilegal.

Zulmi menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati meyikapi apabila ada penawaran oleh pihak-pihak tertentu, apalagi dengan bunga menggiurkan.

Ia meminta masyarakat mengecek perusahaan fintek terlebih dahulu di situs OJK apakah terdaftar atau tidak, dan tidak sembarangan memasukkan data pribadi.

"Bagi yang akan menggunakan fintek, cek terlebih dahulu apakah sudah terdaftar atau berizin dari OJK, jika belum jangan bertransaksi atau memberikan data pribadi," kata Zulmi.

Menurut Zulmi, data pribadi yang dimasukkan masyarakat akan dipakai fintek ilegal untuk menjebak korbannya.

"Masyarakat juga dihimbau jangan memberikan data pribadi termasuk KTP/SIM atau identitas lainnya, termasuk nomor rekeninh kepada pihak-pihak yang tidak jelas penggunanannya," pesannya.

Untuk masyarakat yang terlanjur menjadi korban, Zulmi meminta melapor ke pihak kepolisian jika memang merasa dirugikan.

"Silahkan hubungi yang memberi, dan kembalikan uangnya, kalau merasa dirugikan laporkan ke penegak hukum," pungkasnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

 

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved