Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tahun Baru 2020

Hampir Tiap Bulan Nurdin Abdullah ke Luwu Raya, Isyarat Akan Gandeng Wija to Luwu Jadi Calon Wagub?

Cara Gubernur Nurdin Abdullah memperlakukan Luwu Raya menimbulkan spekulasi bahwa dia akan menggandeng Wija To Luwu dalam Pilgub Sulsel 2023

Editor: AS Kambie
Gubernur Nurdin Abdullah hadiri buka puasa bersama (Bukber) yang diselenggrakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu di Phinisi Room Grand Clarion Hotel, Makassar, Sabtu (2/5/2018). Ramah tamah dan silaturahmi jajaran ini dihadiri Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu, anggota Forum Koordinasi Pimpinan daerah serta Kerukunan Keluarga Luwu (KKL) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (Ipmil). Hadir pula pejabat teras diantaranya yakni Plt Bupati Luwu, H Amru Saher, Sekda Luwu, Syaiful Alam, Mantan Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Ketua KKL Buhari Kahar Mudzakkar dan Ketua PB Ipmil Ittong Sule. 

Perkembangan sebuah daerah, lanjut Gubernur Nurdin Abdullah, kuncinya ada pada pembangunan infrastruktur yang mampu menghubungkan setiap daerah, sehingga pusat ekonomi baru bisa terbentuk, contohnya wilayah Seko.

“Saya memohon dukungan dari seluruh unsur masyarakat Luwu Raya, agar program pembangunan yang sudah kita rencanakan bisa berjalan dengan lancar. Apabila pembangunan infrastruktur sudah kita laksanakan dengan baik, kesejahteraan masyarakat juga sudah kita tingkatkan, sumber daya manusianya juga baik, saya meyakini Luwu Raya ini akan siap menjawab segala tantangan dan menjadi wilayah kebanggaan Sulsel,” jelas Gubernur Nurdin Abdullah.

Agustus 2019
Dua puluh satu (21) hari kemudian, Gubernur Nurdin Abdullah bersama tokoh Luwu Raya lagi. Kali ini, Gubernur Nurdin Abdullah menghadiri forum lokakarya optimalisasi potensi sumber daya dalam rangka percepatan pembangunan Tana Luwu.

Lokakarya yang digelar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) dilaksanakan di Ballroom Krakatau Hotel Remcy Panakukang, Makassar, Sabtu (3/8/2019). Gubernur Nurdin Abdullah membuka acara ini.

"Saya kira forum ini adalah untuk menyatukan elemen di Tana Luwu dengan cara bersinergi, dalam rangka membangun daerah dengan mengawal percepatan pembangunan di Tana Luwu," kata Gubernur Nurdin Abdullah.

Menurutnya, masa depan Indonesia ada di timur, dan masa depan Sulsel ada di Tana Luwu atau Luwu Raya.

"Pemerintah Provinsi Sulsel memprioritaskan pembangunan di Luwu Raya seperti jalur dua Rantepao-Bua, Pelabuhan Munte, dan jalan poros Sabbang-Seko serta jalan Komba-Tanrutedong," ujar Gubernur Nurdin Abdullah.

Ketua KKL Raya, Buhari Kahar Mudzakkar, mengungkapkan, sepanjang sejarah, forum lokakarya seperti ini baru pertama kali dilakukan.

"Ini juga hasil dari pemikiran Pak Gubernur. Untuk itu kita harus mendukung program pemprov sesuai harapan beliau untuk fokus pada program percepatan pembangunan di Tana Luwu," kata Buhari Kahar Mudzakkar.

September 2019
Tiga puluh tujuh (37) hari berselang, Gubernur Nurdin Abdullah ke Luwu Raya lagi. Kali ini, Gubernur Nurdin Abdullah menghadiri sekaligus membuka Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII di Lapangan Pancasila Kota Palopo, Senin (9/9/2019).

"Selain ajang silaturahim, FKN adalah upaya memelihara aset bangsa agar kita dapat memajukan bangsa lebih berbudaya sebab kemajuan bangsa harus tetap mengakar kuat pada kearifan lokal," kata Gubernur Nurdin Abdullah.

Mewakili pemprov dan para kepala daerah se Tana Luwu, Gubernur Nurdin Abdullah mengajak untuk melestarikan budaya sebagai perekat bangsa.

"Apresiasi bagi seluruh keraton yang telah meluangkan waktu untuk hadir, mari kita jaga pembangunan yang berkesinambungan sebab Luwu Raya adalah masa depan Sulsel dan Indonesia pada umumnya, dan kita saksikan hari ini FKN menjadi simbol untuk keutuhan NKRI," kata Gubernur Nurdin Abdullah.

Oktober 2019
Pada bulan ke-10 2019, Gubernur Nurdin Abdullah tetap bersentuhan dengan Luwu Raya, kendati itu dilakukan di Australia.

Pada pekan kedua, Oktober 2019, Gubernur Nurdin Abdullah berkunjug ke Melbourne, Australia.

Di Negeri Kanguru, Gubernur Nurdin Abdullah bertemu dengan warga asal Sulsel, termasuk beberapa dari Luwu Raya.

Di hadapan warga asal Sulsel di Melbourne, Gubernur Nurdin Abdullah menceritakan minimnya infrastruktur di Luwu Raya.

"Ada orang tua di Seko yang menyampaikan ke saya, hanya satu keinginannya sebelum meninggal. Yaitu ingin melihat Kota Masamba," ujar Gubernur Nurdin Abdullah di Melbourne, Kamis (10/10/2019).

Masamba merupakan ibukota Kabupaten Luwu Utara, yang berjarak 120 kilometer dari Kecamatan Seko. Penduduk tersebut, menurut Gubernur Nurdin Abdullah, berharap akses daerahnya itu bisa dibuka dengan pembangunan infrastruktur jalan.

"Penduduk di sana membuat motor yang dimodifikasi untuk dipakai berbelanja ke kota sekali sebulan," jelas Gubernur Nurdin Abdullah

November 2019
Pada November 2019, Gubernur Nurdin Abdullah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Program Prioritas untuk Tiga Daerah di hadapan Bupati dan Wali Kota wilayah Luwu Raya di Palopo, Kamis (21/11/2019).

Dalam FGD itu, Gubernur Nurdin Abdullah berharap tiga daerah di Luwu Raya bersiap melakukan percepatan proses lelang barang dan jasa Desember 2019 mendatang.

Alasannya, karena beberapa proyek strategis Pemprov Sulsel akan dipusatkan di tanah Luwu ini, salah satunya jalan provinsi.

Di forum ini, Gubernur Nurdin Abdullah menegaskan, kepada seluruh Pemerintah daerah utamanya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di tiga kabupaten kota tersebut, agar segera melakukan persiapan agar bisa melakukan lelang pada awal bulan Desember 2019 ini.

"Hari ini kita hadir ingin memastikan apa saja yang sudah siap untuk dilelang awal Desember ini," kata Prof NA di hadapan seluruh bupati dan wali kota Luwu Raya.

FGD ini merupakan pertama kali dilakukan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten di Sulsel. Apalagi FGD ini dilakukan menjelang akhir tahun, untuk mempersiapkan perencanaan pembangunan.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved