Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Natal Membawa Kabar Suka Cita

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya

Tayang:
Editor: syakin
DOK
Dr Ir Enny Delia MA, Host Suara Kasih 

Oleh: Dr Ir Enny Delia MA
Host Suara Kasih

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes 1:14 Dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan di baringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Lukas 2:7 Kabar sukacita kepada:

1. Gembala-gembala

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.
Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Janganlah takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”

Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga
yang memuji Allah, katanya: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain:” Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita. Lalu mereka cepa-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring didalam palungan. Dan ketika mereka melihatNya, mereka memberitahukan apa yang telah di katakan kepada mereka
tentang Anak itu. Lukas 2:8-17.

2. Zakaria dan Elizabeth.

Keduanya adalah benar dihadapan Allah dan menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Zakaria adalah Imam di hadapan Tuhan, pada saat ia membakar ukupan maka tampaklah malaikat Gibrael berdiri di sebelah lanan mezbah persembahan ukupan, kata malaikat itu, mereka akan melahirkan Yohanes pembaptis yang akan membaptis Yesus.

3. Orang-orang majus dari timur

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.

Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka di kumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi. Lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.

Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yudea, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan mengembalakan umat-Ku Israel.” Matius 2:1-6

Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka kedalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena di peringatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Matius 2:10,11,12

4. Setiap orang yang percaya kepadaNya

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya kedalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Yohanes 3:16-17

Saat ini kita merayakan Natal, jangan biarkan Natal berlalu dan kita tidak menerima sukacita dari surga . Tetapi biarkanlah kita menerima kabar sukacita ini dan kita akan menjadi orang yang bisa membawa kabar sukacita ini kepada orang lain. Natal bukan untuk satu golongan, tetapi Natal adalah untuk semua orang, sesuai yang tertera di atas.

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yohanes 1:14 Firman Tuhan yang disampaikan Malaikat Tuhan adalah kesukaan besar , Kabar baik tentang sukacita. Kabar baik yang bisa membawa kita pada pemulihan, penghiburan, kekuatan disaat kita lemah yang memberi semangat yang baru untuk menjalani kehidupan didunia ini.

Kabar yang terbesar adalah Kabar sukacita bahwa kita bisa diselamatkan, sekalipun kelahiranNya tidak Ada gegap gempita didunia. Dia lahir di kandang yang hina , sangat sederhana,bukan di hotel yang mewah, bahkan tidak ada penginapan yang menerimanya tetapi kelahiranNya punya makna yang besar bagi umat manusia.

Itulah sukacita yang besar yang bisa kita rasakan saat ini. Selamat Hari Natal. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved