Tribun Bulukumba

3,59 Persen Balita Bulukumba Alami Stunting, Ini yang Dilakukan Dinkes

Sebanyak 3,59 persen balita di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami stunting.

3,59 Persen Balita Bulukumba Alami Stunting, Ini yang Dilakukan Dinkes
Humas Pemkab Bulukumba
Penandatanganan komitmen bersama untuk penanggulangan stunting di Bulukumba, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sebanyak 3,59 persen balita di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami stunting.

Dari total 25.350 jumlah balita, sebanyak 911 diantaranya tercatat sebagai kategori stunting tersebut.

Di skala internasional, Indonesia tecatat sebagai negara kelima jumlah stunting tertinggi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba.

Menanggapi kondisi itu, pemda melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting.

Kegiatan itu telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, dengan mengundang berbagai stakeholder terkait.

Dalam rilisnya, Sabtu (14/12/2019), Kadis Kesehatan, dr Wahyuni, berharap workshop tersebut melahirkan penyamaan perspektif dalam mengintervensi jumlah stunting yang ada di Kabupaten Bulukumba

Dalam penanganan diharapkan komitmen seluruh instansi terkait untuk menjadikan stunting sebagai skala prioritas.

“Melalui workshop ini diharapkan dapat memberikan kesepakatan acuan strategi penanganan stunting di Kabupaten Bulukumba,” pintanya.

Sementara Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, menggugah komitmen dan cara kerja para pegawai pemda yang melakukan pelayanan di tingkat dasar seperti pelayanan kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved