Tribun Jeneponto

Merasa Diperlakukan Tak Adil, Begini Curhat Ibu Korban Pemerkosaan di Jeneponto

Dialah Isra Dg Rola, ibu korban pemerkosaan bocah di bawa umur yang dilakukan RW.

Merasa Diperlakukan Tak Adil, Begini Curhat Ibu Korban Pemerkosaan di Jeneponto
ikbal/tribunjeneponto.com
Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Boby Rachman 

TRIBUNJENEPONTO.COM, TAMALATEA - Ibu mana yang tak sakit melihat buah hatinya jadi korban pemerkosaan oleh tetangganya sendiri.

Dialah Isra Dg Rola, ibu korban pemerkosaan bocah di bawah umur yang dilakukan RW.

Ibu dua orang anak itu kini jadi perbincangan beberapa grup facebook hingga whatsapp, atas postingan dirinya soal kasus yang Ia laporkan ke polisi namun terkesan jalan ditempat.

Isra Dg Rola, mengaku terpaksa membuat postingan status fasebook.

Pasalnya Ia merasa tak mendapat keadilan pelaku pemerkosaan anaknya, yang kini tengah berencana menempuh perguruan tinggi.

Bahkan saat ini, korban masih trauma atas kejadian tersebut.

Bahkan bocah tujuh tahun yang duduk dibangku sekolah dasar disebut jarang masuk sekolah, karena takut dengan orang banyak.

"Kalau anakku jarang masuk sekolah karena biasa takut sama orang disekelilingnya, meskipun saya pindahkan sekolah ke kampung neneknya," ujar Isra, Kamis (5/12/2019)

Kasus pemerkosaan terhadap anak tersebut terjadi (7/8/2018), berdasarkan laporan polisi LP/268/VIII/2018/SPKT.

"Saya sudah melaporkannya ke pihak yang berwajib, namun keadilan belum juga berpihak ke keluarga saya,' ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved