Tribun Makassar

Ditangani Tim P2TPA2A, Begini Kondisi Anak Korban Eksploitasi Ibu Kandung di Makassar

Kepala P2TP2A Makassar Tenri A. Palallo mengatakan, saat ini korban sudah ceria setelah mengikuti layanan kesehatannya.

darul/tribun-timur.com
Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar, Tenri A. Palallo 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anak korban eksploitasi Mz (9), sudah ceria saat ditangani pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar, Rabu (4/12/2019).

Kepala P2TP2A Makassar Tenri A. Palallo mengatakan, saat ini korban sudah ceria setelah mengikuti layanan kesehatannya.

"Anak (Mz) ini sudah kembali ceria, karena awal tiba di kami tidak seperti anak pada biasanya, makanya kita lakukan layanan kesehatan," ujar Tenri.

Perkembangan lain terhadap korban Mz, juga sudah kembali normal pola makanya.

Tapi korban lebih suka minuman dan juga makanan yang dalam kemasan (instan).

Korban terlihat kelelahan usai istirahat beberapa jam di rumah P2TP2A di Jl Angrek Raya, Panakkukang, Makassar.

"Korban memang terlihat lelah, jadi sudah istirahat dan setelah itu ke rumah untuk kesehatan psikologi," jelas Tenri.

Diketahui, Mz menjadi korban eksploitasi dilakukan ibu kandungnya sendiri, M (36) yang kini ditahan di Polsek Panakkukang.

IRT M diduga mengeksploitasi anaknya, dengan cara menyuruh anaknya menjual tissu, mengemis atau meminta-minta.

M ditangkap tim Polsek Panakkukang, PPA Polrestabes Makassar dan P2TP2A Makassar, Senin (2/12) kemarin malam.

Tersangka M, dikenakan Pasal 88 Juncto 76 UU Nomor 35 tahun 2014 terhadap perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Video IRT M ini sebelumnya viral di media sosial (Medsos). Dalam video itu, M terlihat memukul putrinya Mz yang masih berusia 9 tahun lantaran tidak cukup setoran. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved