Jokowi

Presiden Jokowi 'Kata-katai', Siapa Ingin Tampar, Jerumuskan Atasan Maruf Amin dan Prabowo Subianto?

Presiden Jokowi 'kata-katai', siapa ingin tampar, cari muka, jerumuskan pasangan Maruf Amin dan bos Prabowo Subianto itu?

Presiden Jokowi 'Kata-katai', Siapa Ingin Tampar, Jerumuskan Atasan Maruf Amin dan Prabowo Subianto?
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi. 

Usul lainnya, masa jabatan Presiden RI menjadi 5 tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak 3 kali.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid sebelumnya mengatakan, usul penambahan masa jabatan Presiden RI didorong oleh Fraksi Partai Nasdem.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustopa menegaskan, fraksinya ingin amendemen UUD 1945 tidak terbatas untuk menghidupkan kembali GBHN.

Saan Mustopa mengatakan, meski belum diusulkan secara formal, Fraksi Partai Nasdem membuka wacana penambahan masa jabatan Presiden RI menjadi 3 periode.

"Ada wacana, kenapa tidak kita buka wacana (masa jabatan presiden) 1 periode lagi menjadi 3 periode, apalagi dalam sistem negara yang demokratis kan masyarakat yang sangat menentukan," ujar Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Presiden RI, Jokowi
Presiden RI, Jokowi (INSTAGRAM.COM/@JOKOWI)

Menurut Saan Mustopa, wacana penambahan masa jabatan Presiden RI muncul dari pertimbangan efektivitas dan efisiensi suatu pemerintahan.

Ia berpendapat, masa jabatan Presiden RI saat ini perlu dikaji apakah memberikan pengaruh terhadap kesinambungan proses pembangunan nasional.

"Tentu ketika ingin mengubah masa jabatan Presiden itu bukan soal misalnya 1 periode 7 tahun atau 8 tahun, atau per periode 4 tahun. Tapi kira-kira masa jabatan Presiden ini bisa enggak kesinambungan dalam soal proses pembangunan," kata Saan Mustopa.

"Kalau kita punya seorang presiden yang baik, yang hebat, ternyata misalnya programnya belum selesai, tiba-tiba masa jabatannya habis, kan sayang. Ketika berganti akan ganti kebijakan, kesinambungannya kan terhenti," ucapnya.

PKS: Kemunduran Demokrasi

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved