Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tanaman Jagung di Luwu Utara Diserang Hama Ulat Grayak, Begini Cara Pengendaliannya

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Luwu Utara Alauddin Sukri mengatakan, ulat grayak sudah menyerang tanaman jagung petani di Kecamatan Malangke, Mal

Tayang:
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Syamsul Bahri
DKP Lutra
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Luwu Utara, Alauddin Sukri melihat tanaman jagun petani yang terserang hama ulat grayak di Kecamatan Malangke, Senin (11/11/2019). 

Fase telur selama 2-3 hari dengan jumlah mencapai 1.046 telur.

Fase larva selama 14-19 hari. Fase pupa selama 9-12 hari dan fase imago selama 7-12 hari.

Ulat ini memiliki daya migrasi tinggi, di mana imago mampu terbang 100 kilometer per malam dan 500 kilometer sebelum meletakkan telurnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Luwu Utara, Alauddin Sukri melihat tanaman jagun petani yang terserang hama ulat grayak di Kecamatan Malangke, Senin (11/11/2019).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Luwu Utara, Alauddin Sukri melihat tanaman jagun petani yang terserang hama ulat grayak di Kecamatan Malangke, Senin (11/11/2019). (DKP Lutra)

Ulat grayak umumnya menyerang pada malam hari, sedangkan pada siang hari ulat ini bersembunyi di bawah tanaman, mulsa atau dalam tanah.

Gejala tanaman yang terserang ulat grayak adalah daun rusak terkoyak, berlubang tidak beraturan, terdapat kotoran seperti serbuk gergaji dan pada serangan berat daun menjadi gundul.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved