Becak Hias Kecamatan Tamalate Makassar Juara Harapan 1
Becak hias Kecamatan Tamalate bersaing dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad di Tribun Karebosi, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulsel, Senin (11/11/2019).
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Becak hias Kecamatan Tamalate meraih juara harapan 1 untuk tingkat Provinsi Sulsel.
Hal ini disampaikan oleh Lurah Parangtambung, Yudistira ke Tribun, Senin (11/11/2019).
• Hama Ulat Grayak Serang Jagung Petani Luwu Utara, Alumnus Pertanian Unhas Buka Konsultasi Gratis
• KABAR GEMBIRA Pelamar CPNS 2019, Passing Grade SKD Resmi Diturunkan, Segini Nilai Harus Dicapai
"Alhamdulillah becak hias juara harapan 1 tingkat provinsi," kata Yudistira.
Becak hias Kecamatan Tamalate bersaing dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad di Tribun Karebosi, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulsel, Senin (11/11/2019).
Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel.
Hadir langsung Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb; Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, Anwar Abu Bakar, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arief.
• BREAKING NEWS: Sepasang Warga Diciduk Polisi karena Nyabu di Hotel Ayu Wajo
• Anggota DPR RI M Aras Minta Pemerintah Kucurkan Dana Subsidi Rumah
Selain itu, ada juga kepala dinas, camat dan pegawai di lingkup Kota Makassar.
Dalam maulid ini, Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Prof Dr Hamdan Juhannis menjadi penceramah.
"Salah satu makna adalah bagaimana cara mendekatkan diri dengan Rasulullah Muhammad SAW. Beliau lebih dari 1000 tahun lalu, dan bisa saja terkaburkan contoh dari Nabi Muhammad," katanya.
Menurutnya, kreasi Maulid Nabi Muhammad adalah hal cerdas.
"Apalagi di Indonesia, hal ini adalah tradisi khas," katanya.
• Unismuh Makassar Diundang Kemendikbud Peserta Expo dan KMI Award 2019 di Batam
Menurutnya, telur menjadi panganan khas Maulid Muhammad karena secara filosofis, telur itu suci dan bersih meski keluar dari hak tak suci.
Menurutnya, Rasulullah Muhammad SAW hadir di tengah gonjang-ganjing masyarakat.(*)
Tengah Malam, Menteri Koperasi dan UMKM Buka Munas Dekopin di Hotel Claro Makassar
Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menyelenggrakan musyawarah nasional tahun 2019, di Hotel Claro, Makassar, 11-14 November 2019.
Acara pembukaan berlangsung di Ballroom Pinisi, Senin (11/11/2019) malam, dengan dihadiri ratusan peserta dari Dekopinwil dan Dekopinda se-Indonesia.
• Alasan Jaringan, Pemprov Sulsel Belum Buka Pendaftaran CPNS 2019
Acara pembukaan dihadiri Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika, Ketua Umum Dekopin HM Nurdin Halid, dan beberapa tamu penting lainnya.
Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid mengatakan, munas ini sebagai wadah berkumpul dalam upaya membangun peradaban ekonomi Indonesia yang diperankan dekopin.
• CDK Bersama DKP Pangkep Gelar Bersih-bersih di Pulau Kulambing
"Berkoperasi adalah salah satu cara pendahulu meretas masalah ekonomi bangsa," kata Nurdin Halid.
Menurut Nurdin, Dekopin adalah wadah perjuangan dan kebersamaan, oleh karena itu jika ada oknum yang punya pikiran, sikap, tingkah laku yang ingin mengganggu dan menggugat Dekopin, maka mereka melawan.
• Mode Zombie Bakal Hadir di Call Of Duty Mobile
"Karena Dekopin adalah sebuah sejarah, tak sekadar ekonomi, tapi perjuangan yang ingin menciptakan kebersamaan dan kegotongroyongan, inilah jati diri koperasi," tegasnya.
Lanjut Nurdin, kepengurusan Dekopin ke depan akan menghadapi berbagai tantangan.
"Itu merupakan hidayah, karena dengan tantangan, maka terbitlah terang perjuangan. Dekopin kompak akan bersatu membatu menteri dalam mengatasi krisis yang menerpa bangsa," pungkanya.
• 19 Anggota DPRD Bone Bolos Rapat Paripurna Malam
Padatnya agenda Menteri Koperasi dan UMKM membuat acara pembukaan terlambat dilaksanakan.
Acara yang sejatinya dijadwalkan mulai 19.30 Wita, terpaksa baru mulai sekitar pukul 22.30, dan dibuka oleh menteri sekitar pukul 24.00 Wita.
Meski demikian, tak mengurangi antusias dan kemeriahan acara yang dihibur oleh artis dangdut Fitri Carlina.
• Harga Tandan Buah Segar di Sulbar Kembali Naik
Menteri Koperasi Ajak ICBS Pelaku UKM Manfaatkan Fasilitas KITE
International Council for Small Business (ICSB) Indonesia menggelar Rapat Kerja NasionalI di Yogyakarta, sejak 29-31 Maret 2019 lalu.
Salah seorang panitia ICSB asal Makassar Ansi Nur Bau Masseppe dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (3/4/2019) menyebutkan rakernas diikuti sekitar 250 peserta.
Mereka datang dari berbagai Wilayah,dari Sumatera Utara hingga Papua.
Baca: Simulasi Nyoblos Pemilu 2019, Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa Butuh 2 Menit
Panitia nasional memilih tema “Konsolidasi Organisasi Menuju Kelas Dunia”.
Rakernas dimulai dengan kuliah umum tentang kewirausahaan di Universitas Gadjah Mada.
Sekitar 500 kuliah umum dilanjutkan dengan Welcoming Dinner di Pendopo Bupati Sleman yang dihadiri Menteri Koperasi dan UKM ,A .A.G.N.Puspapoya.
Menteri menyebut masih banyak UKM Indonesia yamg tak bisa mengakses pasar internasional karena belum memiliki jaringan.
Baca: Cerita Pramugari Cantik Gemetaran Saat Soekarno Nyatakan Cinta, Utarakan 1 Syarat Saat Beri Jawaban
Di samping itu, daya saing UKM Nusantara masih lemah karena produk kualitas ekspor membutuhkan biaya mahal, karena menggunakan bahan baku impor.
"Padahal pemerintah sudah membuat program dan paket Kemudahan Impor untuk tujuan ekspor (KITE)," kata menteri.
Selain itu,pemerintah juga sudah menerbitkan kebijakan pemberian HAKI yakni hak-hak cipta dan hak merek gratis bagi UKM,dengan tujuan agar pelaku UKM memiliki perlindungan terhadap produknya dan tidak perlu takut lagi untuk ekspor.(*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kecamatan-tamalate-juara-harapan-1-untuk-lomba.jpg)