Begini Kondisi Polisi Ditembak Polisi di RS Bhayangkara Makassar

Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr R Hardjuno, mengatakan masih melakukan observasi atau pemantauan terhadap kondisi Aipda NS.

Begini Kondisi Polisi Ditembak Polisi di RS Bhayangkara Makassar
Tribun Palu
Polisi Tembak Polisi, Kronologi Aiptu Purwanto Tembak Diri Sendiri Usai Tembak Kepala Aipda Nabud 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Polsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah, Aipda NS yang ditembak rekan sendiri Aiptu P masih menjalani perawatan instensif di ICU RS Bhayangkara, Makassar, Minggu (10/11/2019) siang.

Aipda NS mengalami luka tembak pada bagian kepala yang mengakibatkan tulang rahannya patah.

Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr R Hardjuno, mengatakan masih melakukan observasi atau pemantauan terhadap kondisi Aipda NS.

Kelompok Pencinta Alam OPAB Gempa Makassar Sunat 35 Anak Sambung Jawa

"Kondisinya sekarang masih di ICU, tapi masih dalam kondisi sadar. Kita masih lakukan observasi utamanya memantau pernafasannya, karena rahangnya patah," kata dr R Hardjuno.

Jika kondisinya terus membaik, lanjut R Hardjuno, pihaknya akan mengambil tindakan operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di rahang Aipda NS.

Claro Makassar Berangkatkan 7 Karyawan ke Tanah Suci

"Kita pantau dua tiga hari ini, ketika kondisinya memungkinkan kita akan lakukan operasi untuk mengeluarkan satu proyektil peluru dan memperbaiki rahangnya yang patah," ujarnya.

Pihaknya juga mengaku telah membentuk tim medis khusus untuk menangani Aipda NS.

"Jadi rencana operasi itu kita sudah ada tim, di dalamnya ada dokter ahli bedha, ada yang spesifikasi untuk perbaikan rahang dan lain-lain," terang Hardjuno.

Claro Makassar Berangkatkan 7 Karyawan ke Tanah Suci

Namun, keterbatasan alat dan dokter spesialis membuat Aipda NS dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar, Sabtu (9/11/2019).

Diberitakan TribunPalu.com, Aiptu P menembak Aipda NS di Polsek Sirenja, Donggala, pada Jumat (8/11/2019) pukul 09.30 WIB.

Halaman
1234
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved