Dua Kali Mutasi Bupati Luwu Disoal DPRD, Ada Apa?

Pertama, pelantikan Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan menengah pertama diduga ada pungutan liar.

Dua Kali Mutasi Bupati Luwu Disoal DPRD, Ada Apa?
desy arsyad
suasana hearing soal mutasi Bupati Luwu di DPRD Luwu, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUN LUWU. COM, BELOPA – Anggota DPRD Kabupaten Luwu mempersoalkan dua kali mutasi dilakukan Basmin Mattayang.

Pertama, pelantikan Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan menengah pertama diduga ada pungutan liar.

Dan pelantikan pejabat eselon III yang dilakukan pekan lalu tidak taat administrasi, yakni guru dilantik jadi camat.

Headline: Bom Waktu BPJS & Foto Cantik Istri Idham Azis Calon Kapolri dari Jokowi Disetujui DPR RI

5 Fakta Viral Video Mesum Mirip Nagita Istri Raffi di Media Sosial, Gisel Eks Gading Ikut Komentar

Begini Kondisi Stadion Mini Lamalaka Kabupaten Bantaeng, Calon Markas PSM 2020 ?

Ketua Komisi I DPRD Luwu, Nuralam Tagan mengatakan, forum ini untuk mencari kebenaran dan meluruskan permasalahan mutasi.

Sehingga pihaknya memanggil Kepala BPSDM Luwu Sulaiman, Kepala Inspektorat Sakti, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Hasbullah.

Hadir juga Ketua Komisi I Lahmuddin, dan para Anggota Sri Astuti, Zulkifli, Ridwan Bakokang, Zainal, Haspina dan lainnya.

Saat berita ini diturunkan, hearing ini masih berlangsung.

Sebelumnya, Sebuah surat yang ditembuskan ke Bupati dan Wakil Bupati Luwu serta penegak hukum merebak di media sosial.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Badaruddin itu, mengungkap adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) kepada kepala sekolah yang dilantik.

Surat tersebut diposting di sosial media facebook nama akun Iwan Parebas.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved