Keok Lagi, PSM Perpanjang Rekor Buruk
Satu kemenangan Bhyangkara itu terjadi di babak delapan besar Piala Indonesia 2018 di PTIK, dengan skor 4-2.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hasil buruk kembali diderita PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 2019 di partai tandang.
Kali ini, giliran Bhayangkara FC yang memukul Laskar Pinisi dengan skor 3-2 pada laga pekan 25, di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (29/10/2019).
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Pasukan Ramang di partai tandang pada musim ini.
Baca: LOGIN sscasn.bkn.go.id dan Download Formasi CPNS 2019 di Kementerian dan Daerah Serta, Cara Daftar
Dari 11 laga yang dilakoni di luar Makassar, hasilnya delapan kali kalah dan tiga kali imbang.
Kekalahan ini juga sekaligus tercipta rekor baru untuk PSM jika bertemu Bhayangkara.
Sebab dalam dua tahun pertemuan dengan Bhayangkara, PSM tak terkalahkan di Liga 1.
Baca: Mendagri Pelajari 246 Pasal Rancangan Tatib DPRD Sulsel
Data dari 2017 hingga 2019, PSM hanya sekali dikalahkan The Guardian julukan Bhayangkara.
Satu kemenangan Bhyangkara itu terjadi di babak delapan besar Piala Indonesia 2018 di PTIK, dengan skor 4-2.
Sementara satu-satunya hasil imbang bagi kedua tim terjadi di Liga 1 musim 2018 dengan skor 0-0.
Baca: ISI Surat Cinta Imam Nahrawi dari Penjara, Disebar Istri Shobibah Rohmah, Titip Pesan untuk Anak
Selebihnya, PSM selalu menang baik saat bertindak sebagai tuan rumah maupun tamu utamanya di liga.
Dengan kekalahan ini, PSM tetap berada di posisi delapan klasemen sementara dengan 33 poin.
Hasil Persebaya Surabaya yang menelan kekalahan dari tamunya PSS Sleman dengan skor 1-3, pada Selasa malam, menetapkan PSM berada di posisi delapan.
Baca: ASNP Sulbar Tolak Reklamasi dan Tuntut Perbaikan Jalan Ulumanda
Sebab di posisi sembilan ada Persebaya dengan 31 poin namun kalah dari Sleman.
Adapun jalannya pertandingan Bhayangkara vs PSM, tuan rumah lebih dulu unggul lewat gol gol cepat di menit tujuh.
Melalui Lee Yoo Joon setelah menerima bola liar hasil sepakan bola mati.
Baca: Ferdinand Perkecil Kedudukan, Skor 3-2 untuk Tuan Rumah Bhayangkara FC
Namun sukses dibalas lewat sundulan Rizky Pellu di menit 35 usai menerima umpan dari Rizky Eka.
Babak pertama kemudian ditutup dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, The Guardian langsung tancap gas dengan melakukan pergantian pain.
Baca: Istrinya Dibunuh di Barombong, Hasan Minta Keadilan
Hedipo ditarik keluar dan digantikan Herman Dzumafo Epandi di menit 44.
Sementara PSM masih mempertahankan pemain yang tampil sejak starter.
Pergantian pemain yang dilakukan tuan rumah tidak sia-sia.
Sebab gol kemudian terjadi dan merubah kedudukan menjadi 2-1.
Baca: Sudah 3 Hari Meninggal & Nyaris Dikremasi, Wanita Hidup Lagi Seusai Disentuh Suaminya, Kok Bisa?
Melalui sepakan Bruno Matos, bola melaju ke dalam gawang PSM di menit 52.
Kemudian gol kedua Bruno lahir di menit 65 hingga merubah kedudukan 3-1.
Tertinggal telak, PSM baru melakukan pergantian pemain di mana Raphael Maitimo keluar digantikan Zulham Zamrun di menit 66.
Baca: Amir Baso Warga Jl Kacong Dg Lalang Makassar Aniaya Pensiunan PNS Hingga Kritis
Pergantian kedua kemudian dilakukan kubu tuan rumah dengan menarik Adam Alis dan masuk Wahyu Subo Seto di menit 69.
Menyusul pergantian ketiga di kubu tuan rumah dengan menarik Muhammad Nur Iskandar dan masuk Ilham Udin Armaiyn di menit 70.
Pergantian kedua baru dilakukan PSM 10 menit pertandingan usai.
Hasyim Kipuw ditarik keluar dan masuk Ferdinand Sinaga.
Baca: FOTO: Karebosi Condotel Promo Berenang Berdua Gratis Pizza
Masuknya Ferdinand kemudian berhasil memperkecil kedudukan.
Sebab ia sukses mencetak gol di menit 87 dan skor menjadi 3-2.
Hanya saja, empat menit tambahan waktu skor tetap 3-2 untuk keunggulan Bhayangkara FC.
Pada laga selanjutnya, PSM Makassar akan kembali partai tandang dengan melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/11/2019) mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/amido-balde-beru-a.jpg)