Tiba di Pelabuhan Makassar, Pengungsi Wamena Terbanyak dari Toraja Utara

Kepala Bidang (Kabid) Operasi Lalu Lintas Kepelabuhanan Wilayah Makassar, Triono mengatakan, pengungsi kali ini terbanyak.

Tiba di Pelabuhan Makassar, Pengungsi Wamena Terbanyak dari Toraja Utara
darul/tribun-timur.com
Suasana saat penyambutan para pengungsi Wamena Papua, di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Kota Makassar. 

Penggalangan dana sebelumnya, sumbangan yang terkumpul Rp 33 juta, Rp 10 juta Rdiantaranya dari pegawai 17 puskesmas se-Luwu Timur.

Husler mengatakan, aksi ini bentuk kepedulian dan perhatian khusus pemerintah dan ASN atas kerusuhan yang terjadi di Wamena.

Ia juga mengajak elemen masyarakat di Luwu Timur berpartisipasi membantu kepulangan warga Luwu Timur yang masih berada di pengungsian.

Baca: BERLANGSUNG 3 LINK Live Streaming & Video Preview Liga 1 Persebaya vs Borneo FC - Nonton TV Online

"Mari kita membantu warga Luwu Timur korban kerusuhan Wamena," kata suami Puspawati Husler ini.

Kepala Dinas Sosial Luwu Timur, Sukarti, mengatakan sudah 36 pengungsi kerusuhan Wamena tiba di Luwu Timur.

Akan menyusul sekitar 57 orang dan rencananya dijemput langsung oleh Bupati Luwu Timur di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

"Pengungsi ini dibiayai Pemkab Luwu Timur," tutur Sukarti.

Baca: Susunan Kabinet / Menteri Jokowi - Maruf Amin Rampung, Agus Harimurti Yudhoyono AHY Putra SBY Masuk?

Bantu Korban Kerusuhan Wamena, Dekranasda-PKK Sulsel Kirim Pakaian Layak Pakai dan Makanan

Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) memberikan bantuan kepada korban tragedi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Sebagai bentuk empati kepada korban Wamena, kedua lembaga sepakat untuk saling menopang dan mengumpulkan pakaian layak pakai, serta makanan siap saji kepada korban untuk dikirim ke lokasi pengungsian.

Ketua TP PKK Sulsel, Liestiaty Fachrudin yang mewakili kader PKK dan pengurus Dekranasda Sulsel mengaku bahwa bantuan yang diberikan ini untuk meringankan beban para warga yang sedang ada di pengungsian.

Baca: Spesifikasi Reno Ace yang Diresmikan Oppo dengan Fast Charging 30 Menit

Baca: Diaransemen Ulang Lebih Kekinian, Simak Lirik Lagu Tegar 2.0 dari Rossa

Baca: Begal Beraksi di Biringkanaya dan Parangi Warga, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap

"Kita ketahui bahwa disana itu banyak orang Bugis - Makassar yang merantau di Papua. Mereka juga sudah menyatu dengan warga disana, olehnya kita yang ada di Makassar selalu memberikan mereka support agar beban mereka bisa berkurang," katanya, Jumat (11/10/2019).

Dari data yang ada, Liestiaty Fachrudin mengirimkan bantuan beras, pakaian anak anak, selimut, popok bayi, pembalut perempuan, sarung, dan mie instan.

Terkait dengan bantuan ke Wamena, sebelumnya Pemprov Sulsel juga memberikan bantuan kepada korban tragedi Wamena.

Selain memberikan bantuan uang sebanyak Rp 1 miliar, juga memberikan pakaian, beras, dan susu untuk anak anak.

Penyerahan bantuan Pemprov kepada Pemerintah di Wamena diwakili oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani.

"Alhamdulillah, kita telah memberikan bantuan kepada korban di Wamena. Mereka (korban) sangat gembira saat melihat kita datang menengok mereka,apalagi banyak orang Sulsel disana" ujarnya.

Support Kader PKK se-Sulsel Manfaatkan Pekarangan Lebih Produktif

Belum genap seminggu dibimbing oleh Ketua TP PKK Sulsel Liestiaty Fachrudin, para kader PKK yang ada di 24 kabupaten dan kota di Sulsel langsung terjun ke lapangan.

Salah satunya Ketua TP PKK Kecamatan Sabangparu Kabupaten Wajo Kusmawati.

Sehari setelah kembali ke daerah langsung melaporkan program pemanfaatan pekarangan di daerahnya.

Diketahui bahwa, Liestiaty Fachrudin melatih para kader PKK untuk pemenuhan sandang pangan melalui budidaya hidroponik.

Kegiatan ini mengangkat tema Ciptakan Kemandirian dan Produktivitas Masyarakat melalui Pemenuhan Sandang Pangan.

Ketua TP PKK Sulsel Liestiaty Fachrudin dan para kader PKK yang ada di 24 kabupaten dan kota di Sulsel
Ketua TP PKK Sulsel Liestiaty Fachrudin dan para kader PKK yang ada di 24 kabupaten dan kota di Sulsel (Humas PKK Sulsel)

Kusmawati mengatakan dirinya merasa bersyukur telah mendapat pembinaan dan wawasan sehingga bisa langsung berkoordinasi dan berdiskusi dengan warga di Kecamatan Sabangparu.

Demikian pula halnya dengan Herlina Ketua TP PKK Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng.

Ia mengaku setelah mendapat pembinaan dan pencerahan ia bisa mengajak masyarakat untuk berkreasi dalam budidaya hidroponik.

"Kegiatan ini guna mendukung PKK sebagai Gerakan masyarakat aktif sebagai mitra pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan keluarga dan masyarakat," kata Herlina.

Menurut dia, salah satu program yang dapat mendukung pembangunan di Indonesia adalah dengan memperkuat peran, kinerja dan kemandirian masyarakat hingga tingkat pedesaan dalam pemenuhan sandang pangan.

Sementara itu, Ketua PKK Sulsel, Liestiaty Fachrudin mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan memasyarakatkan gerakan pemenuhan sandang pangan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat l

Ini juga kata dia, sekaligus memperkuat peran PKK dalam membangun kinerja dan kemandirian pemenuhan sandang pangan hingga ke tingkat pedesaan.

"Materi terdiri atas dasar kebijakan ketahanan pangan, sinergitas," katanya.

Ia berharap, kepannya lahir rumusan kebijakan dalam mendukung program pemenuhan sandang pangan setiap keluarga untuk mencapai Sul-Sel maju, inovatif dan sejahtera.

Adapun pemateri yang memberikan pembinaan dan pelatihan yaitu AKasmawaty Paturusi, Prof Sylvia Sjam, Dr. Sri Suro, Ir Uvan Nurwahidah, Zulfitriany D. Mustaka SP. MP.

18 Kabupaten Kota yang hadir dalam pembinaan ini adalah Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Selayar, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Pare-Pare, Enrekang dan Toraja Utara.

Liestiaty Fachrudin Bagi-bagi Air Bersih di Ujung Tanah

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Liestiaty Fachrudin dan PDAM Kota Makassar, mengunjungi tiga titik kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga sekitar, Sabtu (5/10/2019).

Di mulai dari titik pertama di Kelurahan Gusung, istri Gubernur Sulsel beserta rombongan turun langsung melihat kondisi masyarakat di wilayah tersebut yang kekurangan pasokan air bersih.

Kedatangannya disambut dengan antusias warga.

"Kita tahu dimana-mana sedang kekeringan. Jadi hari ini PDAM membawa 30 mobil tangki air secara khusus untuk membantu warga di kecamatan sini yang kekurangan air," ungkap Lies, via rilis ke Tribun-Timur.com

KABAR BURUK Marc Marquez, Berhenti Bernafas Usai Kecelakaan di Sesi Latihan MotoGP Thailand, Video!

MRP: KNPI Siap Kawal Pelantikan Presiden Terpilih

 Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, DPP KNPI Kumpulkan Kader se-Indonesia

Di Kota Makassar sendiri terdapat sembilan kecamatan yang mengalami kekeringan. Empat diantaranya merupakan kecamatan terparah yang mengalami kekeringan, yaitu Kecamatan Ujung Tanah, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tamalanrea, dan Kecamatan Tallo.

Untuk menyiasati persoalan kurangnya pasokan air bersih ini, PDAM memberikan bantuan berupa 30 mobil tangki air, atas kerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran kota Makassar yang meliputi delapan unit mobil tangki milik PDAM.

Tujuh unit mobil milik pemadam kebakaran dan lima belas unit mobil tangki swasta yang disewa PDAM. Masing-masing unit mobil tangki berisi kurang lebih 8000 liter air bersih.

"Jadi inilah wujud kehadiran pemerintah dengan turun langsung untuk memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat yang meliputi kebutuhan air bersih," ungkap Lies yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas.

KABAR BURUK Marc Marquez, Berhenti Bernafas Usai Kecelakaan di Sesi Latihan MotoGP Thailand, Video!

MRP: KNPI Siap Kawal Pelantikan Presiden Terpilih

 Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin, DPP KNPI Kumpulkan Kader se-Indonesia

Lebih lanjut, Lies menghimbau masyarakat untuk bijak menggunakan air. Apalagi dimusim kemarau panjang seperti saat ini.

"Tadi dikatakan sumber air memang sedang kurang. Jadi masyarakat harus sadar untuk bijak memakai air. Lebih baik kebutuhan penggunaan air yang lebih urgent dahulu yang diutamakan," imbau Lies.

Senada dengan Lies, Dr. Hamzah Ahmad selaku PLT Direktur Utama PDAM Kota Makassar juga membenarkan bahwa sumber air dari hulu sedang mengalami kekeringan.

"Mungkin ini memang bukan solusi terbaik tetapi paling tidak kalau diibaratkan seperti obat, bantuan air ini merupakan penghilang rasa sakit," jelas Hamzah.

Ia pun menambahkan bahwa PDAM akan rutin menyasar masyarakat yang terkena dampak pelayanan air bersih tidak maksimal dengan memberikan bantuan air sampai kondisi air bersih normal.

Pada kesempatan ini, Lies F. Nurdin bersama Murni Iqbal Suhaeb dan Hamzah Ahmad juga memberikan 100 tumbler kepada para warga di Kelurahan Gusung, Kelurahan Cambaya dan Kelurahan Birua yang ada di Kecamatan Ujung Tanah.

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved