VIDEO; Bawa Bambu Runcing, Warga Tolak Galian Tambang di Desa Salipolo Pinrang

Mereka mendatangi lokasi tambang dengan maksud menolak keras adanya galian di Sungai Saddang tersebut.

TRIBUNPINRANG.COM, CEMPA - Aliansi Masyarakat Pesisir Sungai Saddang di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selaran, menggelar aksi solidaritas, Minggu (13/10/2019).

Mereka mendatangi lokasi tambang dengan maksud menolak keras adanya galian di Sungai Saddang tersebut.

Ungkapan penolakan itu diwujudkan warga dengan membawa masing-masing sebilah bambu runcing.

SEDANG BERLANGSUNG 2 Link Live Streaming Metube RCTI Timnas U23 vs Yordania CFA Football Tournament

70 Umat Hindu Luwu Timur Dilatih Kepemangkuan

Hari Farmasi Sedunia, Ketua IAI Sulsel Sebut Seluruh Apoteker di Gowa Sudah Kantongi Izin

Selain itu, sejumlah spanduk penolakan juga dibentangkan di lokasi kejadian.

Salah seorang warga, Muh Sakir (42) mengatakan, pihak PT Alam Sumber Rezki berencana akan melakukan aktifitas tambang pasir di pesisir sungai tersebut.

"Namun masyarakat menolak keras hal itu," katanya.

Sakir menyebutkan, penolakan itu diteriakkan karena hal tersebut akan berdampak pada kerusakan lingkungan. Seperti abrasi yang akan mengikis perkampungan ketika memasuki musim banjir.

"Ini juga akan mengancam kerusakan empat desa, yaitu Salipolo, Bababinanga, Paria dan Tadang Palie," jelasnya.

Berikut videonya ! (TribunPinrang.com)

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, @herysyahrullah.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved