Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Minta Pemkab Pinrang Gandeng Pihak Ketiga Kelola Parkir

DPRD Pinrang soroti minimnya PAD sektor parkir. Dewan minta Pemkab gandeng pihak ketiga dan pasang alat parkir elektronik.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Rachmat Ariadi
PAD PARKIR – Suasana Gedung DPRD Pinrang, Jl Jenderal Gatot Subroto No.1, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Watang Sawitto. Selasa (30/9/2025). DPRD soroti rendahnya kontribusi sektor parkir terhadap PAD. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menyoroti rendahnya kontribusi sektor parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kantor DPRD Pinrang berada di Jl Jenderal Gatot Subroto No.1, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Watang Sawitto.

Dewan meminta Pemkab segera menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola parkir.

Wakil Ketua DPRD Pinrang, Syamsuri, menyebut sektor parkir seharusnya menjadi sumber PAD.

Namun, hingga kini kontribusinya masih minim.

"Pemda harus mengoptimalkan sektor parkir. Ini harus dilakukan serius, banyak kebocoran dalam tata kelola," katanya, Selasa (30/9/2025).

Ia menilai kebocoran terjadi karena maraknya parkir ilegal.

Syamsuri mendorong Pemkab mempertimbangkan kerja sama dengan pihak ketiga agar pengelolaan lebih optimal dan transparan.

"Kerja sama dengan pihak ketiga harus dipertimbangkan untuk meningkatkan pendapatan dan transparansi," ujarnya.

Ia juga menyarankan pemasangan alat parkir elektronik di sejumlah titik, termasuk RSUD Lasinrang.

"Baiknya Pemkab memasang alat parkir elektronik di RSUD, karena potensinya besar," ucapnya.

Data Tribun-Timur.com mencatat, PAD sektor parkir hingga September 2025 baru mencapai Rp 500 juta dari target Rp 859 juta.

Rinciannya, parkir tepi jalan menyumbang Rp 228.666.000, sementara parkir khusus di RSUD Lasinrang Rp 254.066.000.

Pada 2024, realisasi PAD sektor parkir hanya 50 persen atau sekitar Rp 400 juta dari target Rp 830 juta.

Baca juga: Pemkab Pinrang Alihkan Anggaran MBG Rp16 Miliar ke Infrastruktur dan Pendidikan

Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid menyatakan akan mempertimbangkan kerja sama dengan pihak ketiga.

"Kita akan pikirkan untuk melakukan itu. Kita bandingkan dulu realisasi sebelum gunakan pihak ketiga," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan rencana pemasangan alat parkir elektronik di RSUD Andi Makkasau tahun depan.

"Ada tempat tertentu akan dipasang parkir elektronik, seperti rumah sakit. Kita usahakan tahun depan," ujarnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved