Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Lima Fakta Musim di Luwu Raya Versi BMKG

Luwu Raya meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo di bagian utara Sulsel.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
BMKG
Lima fakta unik musim di Luwu Raya. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebut ada keunikan terkait musim di Luwu Raya.

Luwu Raya meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo di bagian utara Sulsel.

Berdasarkan rilis BMKG Stasiun Andi Jemma Masamba, Luwu Utara, Minggu (13/10/2019), ada lima fakta unik musim di Luwu Raya.

Ibu Pergi ke Kebun, Anak Disetubuhi Keluarga Sendiri di Gubuk, Padahal Awalnya Minta Dijagain

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Begini Himbauan Kadinkes Enrekang

Banyak yang Tanya Mengapa Perut Wiranto Tak Berdarah saat Ditusuk, Ini Penjelasan Dokter

Berikut penjelasannya.

1. Tidak Ada Musim

Sebagian besar wilayah Luwu Raya termasuk dalam kategori non zona musim yaitu wilayah yang tidak mempunyai batas yang jelas antara periode musim hujan dan musim kemarau.

Jadi tidak bisa ditentukan kapan musim hujan dan musim kemaraunya.

2. Hujan Merata Sepanjang Tahun

Berdasarkan data curah hujannya, secara umum wilayah Luwu Raya mendapatkan hujan yang hampir merata setiap bulan sepanjang tahun.

Jadi tidak pernah benar-benar kemarau, kecuali jika terjadi fenomena cuaca global misalnya El Nino atau yang lainnya.

3. Hujan Sore dan Malam

Kebanyakan hujan yang terjadi di wilayah Luwu Raya terjadi mulai sore dan malam hari.

Jarang ditemukan hujan yang mulainya pagi hari, kecuali jika ada fenomena cuaca pada skala besar yang mempengaruhi.

Viral Dandim Kendari Dicopot Karena Postingan Istri, Bella Saphira Nyonya Jenderal Beri Nasehat Ini

Istri Nyinyirin Wiranto, Kenapa Suami Dandim Kendari yang Dicopot? Penjelasan Komandan Korem 143/HO

Pelantikan Kepsek di Luwu Diduga Ada Pungli, Catut Nama Salah Satu Kadis

4. Curah Hujan Tinggi Maret hingga Juni

Berdasarkan data secara umum di wilayah Luwu Raya, curah hujan tinggi mulai terjadi pada bulan Maret hingga Juni, kemudian menurun hingga September dan Oktober dan kemudia naik lagi pada November dan Desember.

5. Curah Hujan Tertinggi Bulan April 1998

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved