Pelantikan Kepsek di Luwu Diduga Ada Pungli, Catut Nama Salah Satu Kadis

Dalam surat yang ditandatangani oleh Badaruddin itu, mengungkap adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) oleh kepala sekolah yang dilantik

Pelantikan Kepsek di Luwu Diduga Ada Pungli, Catut Nama Salah Satu Kadis
Ist
surat yang ditembuskan ke Bupati dan Wakil Bupati Luwu serta penegak hukum merebak di media sosial. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebuah surat yang ditembuskan ke Bupati dan Wakil Bupati Luwu serta penegak hukum merebak di media sosial.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Badaruddin itu, mengungkap adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) oleh kepala sekolah yang dilantik di Kabupaten Luwu, Rabu (25/10/2019).

Surat tersebut diposting di sosial media facebook nama akun Iwan Parebas.

Komunitas Sepeda Endpass Massenrempulu Ikut Ramaikan Even Cross Country di Palopo

Selebgram Awkarin: Cepat Sembuh Pak Wiranto Agar Bisa Perbaiki Kesalahan, Ernest Prakasa Juga Sedih

Hadiri Rakornas Pejabat Kehumasan di Bali, Kadis Kominfo Sulbar Pertanyakan Masalah Ini

Pantauan TribunLuwu.com, ia memposting surat tersebut sekitar sembilan jam yang lalu.

Dalam surat tersebut ditulis bahwa penyerahan uang dilakukan di salah satu hotel di Kota Palopo beberapa waktu lalu.

Uang tersebut kata Badaruddin dalam suratnya disetor kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Luwu, Asbullah.

Asbullah yang dimintai tanggapannya, membantah adanya dugaan penyetoran uang untuk pengangkatan kepsek.

Dia menceritakan, dirinya ingin menemui Tenaga Ahli Bupati bidang Pendidikan, Arsalam Fattah untuk membahas seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep).

Kebetulan, Arsalam tengah berada di salah satu hotel di Palopo.

Bukan Hanya Jadi Guru Mengaji, Satgas TMMD Soppeng Juga Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

PKB Soppeng Segera Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati, Catat Tanggalnya

Ini Alasan Istri Eks Dandim Kendari Posting Tulisan Sindir Wiranto di Facebook, Padahal Ditegur

"Setelah bertemu pak Arsalam di hotel, kami ke warkop. Kemudian datang sejumlah guru dan membayar kopi. Itu saja," ujar Arsalam.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved