Penulis Kamus Bugis-Indonesia Bernama Kuran Puasa, Ini Arti Namanya
Adzan Subuh menceritakan jika namanya itu pemberian kakeknya untuk mengganti nama sebelumnya.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Nama penulis Kamus Bugis-Indonesia sangat unik. Yaitu Kuran Puasa.
Sama uniknya dengan nama Kasat Binmas Polrestabes Makassar, AKBP Adzan Subuh.
Adzan Subuh menceritakan jika namanya itu pemberian kakeknya untuk mengganti nama sebelumnya.
Baca: TRIBUNWIKI: Enam Selebriti Dunia Ini Punya Izin Menerbangkan Pesawat
Sebab, sebelum namanya diganti, Adzan Subuh sering sakit-sakitan saat masih kecil.
"Nama Adzan Subuh diberikan kakek. Dia mendapat nama itu saat baru pulang salat Subuh di masjid," cerita AKBP Adzan Subuh kepada tribun, belum lama ini.
Setelah namanya menjadi Adzan Subuh, Adzan pun tak pernah lagi sakit dan bisa menjadi perwira polisi.
Baca: Turnamen Mobile Legends MIC 2019 Hadir Nipah Mall, Berhadiah Puluhan Juta, Berikut Cara Daftarnya
Nah, jika Adzan Subuh tahu kisah dibalik namanya yang unik, Kuran mengaku tidak tahu menahu sehingga orangtuanya memberi nama itu.
Yang pasti, ayahnya bernama Puasa. Berarti nama belakangnya itu diambil dari nama ayahnya.
Untuk nama depannya, Kuran, guru bahasa Inggris SMA Yayasan Pendidikan Soroako (YPS) Sorowako ini mengaku tidak tahu.
"Saya tidak tahu persis. Itu (nama) dari orangtua. Saya juga tidak pernah tanyakan. Puasa itu adalah nama ayah saya," kata Kuran kepada TribunLutim.com, Rabu (9/10/2019).
Baca: Ashanty Istri Anang Hermansyah Mengidap Autoimun, Gejala Awal Penyakit Ini Mudah Dikenali
"Hanya saya menduga-duga, mungkin dari bahasa Arab, mungkin (artinya) membaca (sesuai arti Kuran)," imbuh Kuran dengan nada bergurau.
Kuran empat bersaudara. Ia anak ketiga dari pasangan H Puasa (alm) dan Hj Isanang (alm).
"Saya empat orang bersaudara. Saya anak ketiga. Semua laki-laki (bersaudara)," tutur Kuran.
Diberitakan sebelumnya, Kuran Puasa menciptakan kamus Bahasa Bugis-Indonesia setebal 961 halaman.
Selain kamus Bugis-Indonesia, Kuran juga menulis buku yang sudah terbit yaitu Teaching English through Pop Songs (Yrama Widya, Bandung, 2008), Mastering English Vocabulary 2 (Pustaka Panrita, 201 I ).
Baca: Gelandang PSM Makassar Rizky Pellu Temani Ibunya Menginap di Tenda, Mengungsi karena Gempa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kuran-puasaaa.jpg)