Gegara Warga Bakar Sampah, 2 Hektare Lahan Jati Ikut Terbakar di Bantaeng

Tujuh orang personel Damkar Bantaeng berhasil memadamkan api sehingga tak menjalar ke lahan lainnya.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
ikbal/tribunjeneponto.com
Dua hektare lahan jati di Kampung Passangarrang, Desa Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng ludes terbalar, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNBANTAENG.COM, GANTARANGKEKE - Dua hektare lahan pohon jati di Kampung Passangarrang, Desa Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng ludes terbalar, Rabu (9/10/2019).

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 23.40 Wita itu sempat membuat warga panik.

Siapa Arteria Dahlan? Politisi PDIP Berani Tunjuk-tunjuk dan Sebut Emil Salim Sesat di Mata Najwa

Muhammad Aras Minta Joko Widodo Selesaikan Kereta Api di Sulsel

Pemerhati Politik Lutra Minta Balon Bupati Tak Sekadar Coba-coba di Pilkada

375 Mahasiswa Universitas Muslim Maros Diwisuda di Hotel Dalton Makassar

Meninggal Gegara Disiksa Petugas Asrama, Curhat Calon Hafiz ini Viral, Ada Pesan Haru untuk sang Ibu

Lahan yang terbakar tersebut diketahui milik Mu'ing.

Satu mobil armada kebakaran milik Damkar Bantaeng diterjungkan ke lokasi kejadian.

Tujuh orang personel Damkar Bantaeng berhasil memadamkan api sehingga tak menjalar ke lahan lainnya.

Koordinator operasi Damkar Bantaeng Irfan Nurmin mengungkapkan kebakaran dipicu akibat kelalaian.

Dua hektare lahan jati di Kampung Passangarrang, Desa Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng ludes terbalar, Rabu (9/10/2019).
Dua hektare lahan jati di Kampung Passangarrang, Desa Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng ludes terbalar, Rabu (9/10/2019). (ikbal/tribunjeneponto.com)

"Diduga faktor kelalaian yakni warga membakar sampah sembarangan dan merembes kelahan jati," kata Dia, Kamis (10/10/2019) siang.

Pria yang akrab disapa Irfan itupun berharap warga tak membakar sampah sembarangan apalagi di musim kemarau seperti ini.

"Kami berharap kepada masyarakat supaya tidak membakar sampah pada saat musim kemarau mengingat cuaca yang sangat panas dan angin kencang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan, dan lahan dengan cepat," pungkasnya. (TribunBanateng.com)

Sekda Bantaeng Minta Koperasi Lakukan Promosi dan Perluasan Akses Pasar

 Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan menggelar workshop penguatan usaha koperasi kegiatan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah, Abdul Wahab di Aula Hotel Ahriani, Selasa (8/10/2019).

Operasi Sikat Lipu, Polres Palopo Amankan Empat Pelaku Pencurian

Bupati Enrekang Bantu Korban Kerusuhan Asal Wamena di Desa Tuncung Maiwa

Nikita Mirzani Ditanya Kelebihan Sosok Pacar Barunya, Jawab Rival Elza Syarief Itu Pas Ukurannya

F8 Kantongi Izin Keramaian? Begini Penjelasan Pihak Kepolisian

9 Pegawai Lapas Bone Naik Pangkat, Kalapas Minta Pegawainya Tak Diskriminatif ke Warga Binaan

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas pengurus koperasi di Bantaeng.

Diharapkan, kegiatan ini dapat mendorong terciptanya koperasi yang bisa mengelola sumber daya yang dimiliki secara optimal dalam mengembangkan usaha yang dikelola.

Sejumlah pelaku UMKM Bantaeng ikut serta dalam bursa inovasi desa yang digelar di Balai Kartini Bantaeng, Jl Kartini, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Minggu (30/9/2018).
Sejumlah pelaku UMKM Bantaeng ikut serta dalam bursa inovasi desa yang digelar di Balai Kartini Bantaeng, Jl Kartini, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Minggu (30/9/2018). (edi hermawan/tribunbantaeng.com)
Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved