Gegara Warga Bakar Sampah, 2 Hektare Lahan Jati Ikut Terbakar di Bantaeng
Tujuh orang personel Damkar Bantaeng berhasil memadamkan api sehingga tak menjalar ke lahan lainnya.
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
" Diharapkan saat ini tidak ada lagi koperasi yang menyelesaikan administrasi secara manual, harus dengan menggunakan sistem guna mendorong koperasi lebih aktif lagi. Saya juga berharap melalui kegiatan ini koperasi dapat menumbuhkembangkan jumlah anggota dengan melihat potensi lokal yang ada," ujarnya.
Sekda Bantaeng, Abdul Wahab mengatakan bahwa peran koperasi khususnya di Bantaeng diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan di Bantaeng.
"Olehnya itu, kegiatan ini sangat sesuai dengan kebutuhan pengurus koperasi sehingga dapat merumuskan ulang orientasi pengelolaan usaha yang dimiliki oleh koperasi dengan memperhatikan pembenahan secara internal, perluasan akses penguatan modal koperasi, serta promosi dan perluasan akses pasar," kata dia.
Kegiatan ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari, yakni 8 sampai dengan 10 Oktober 2019 di Hotel Ahriani, Jl. Raya Lanto, Kec. Bantaeng. Turut hadir mendampingi Sekda yakni Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bantaeng, Junaidi. (*)
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim
Laporan Wartawan : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/desa-tanah-loe-kecamatan-gantarangkeke.jpg)