Sulbar Kirim 31 Peserta ke Pentas PAI Tingkat Nasional IX di Makassar
Event tahunan ini akan berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Provinsi Sulawesi Barat mengirim kafilah pada Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat nasional IX tahun 2019 di Makassar.
Event tahunan ini akan berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Pentas PAI akan dimulai 10-14 Oktober 2019.
Bantu Korban Gempa di Ambon, ACT Sulsel kirim Relawan
Ario Kiswinar Kini Jabat CEO Perusahaan, Berbanding Terbalik dengan Ayah Biologisnya Mario Teguh
Polres Palopo Sumbang Rp 44 Juta untuk Pengungsi Wamena dan Gempa Maluku
Rencananya akan dibuka Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaifuddin.
Kafilah Sulawesi Barat berjumlah 31 orang dari seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.
Pesarta Pentas PAI dari Sulawesi Barat berangkat bersama delapan orang guru pendamping.
Kasubag Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Muh Sahlan mengatakan, seluruh pesarta dari Provinsi Sulawesi Barat sudah berada di Makassar.
"Semua pesarta dan pendamping sudah di Makassar, diberangkatkan oleh Pak Kakanwil, mereka akan bermalam di Wisma Raodah Asrama Haji Makassar,"kata Sahlan via telepon, Rabu (9/10/2019).
Sahlah menuturkan, sebanyak 31 peserta yang tergabung dalam Kafilah Sulawesi Barat berasalah dari berbagai sekolah di enam kabupaten.
PSM Buka Peluang Lolos Liga 1 Putri, Kalahkan Persebaya 1-0
VIDEO; Dewiq Hibur Pengunjung Kantor Imigrasi Parepare
Pengumuman Ketua Defenitif DPRD Sulsel Ina Kartika Sari Diprotes
Mereka diseleksi di masing-masing kabupaten kemudian lolos mewakili provinsi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat Dr H Muh Muflih B Fattah, berharap Kafilah Sulawesi Barat menampilkan yang terbaik pada event nasional ini.
"Semoga anak-anak kita bisa tampil maksimal, sehingga dapat mengharumkan nama Sulbar di pentas nasional yang diadakan Kemenag ini,"harap Muflih dihubungi via telepon selular.
Olehnya, mantan Kabid Haji itu berpesan seluruh peserta untuk menanamkan kepercayaan diri sehingga bisa tampil terdepan.
"Harus percaya diri itu yang utama,"ucapnya.
"Minta restu orang tua kita semua. Mohon didoakan karena doa orang tua terhadap anaknya tidak ada hijab dan langsung diijabah oleh Allah SWT. Sehingga mendapatkan hidayah dan barakah dari Allah SWT,"katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kafilah-sulawesi-barat-foto-bersama.jpg)