CITIZEN REPORT

FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare Gelar Diklat Penguatan 916 Kepsek di Sulsel

Diikuti para peserta dari Kota Parepare (106 orang), Kabupaten Pinrang (422 orang), Tana Toraja (208 orang), dan Toraja Utara (180 orang).

FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare Gelar Diklat Penguatan 916 Kepsek di Sulsel
Dokumen FKIP Umpar
Diklat kepala sekolah yang digelar FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare 

Iwan
Humas Universitas Muhammadiyah Parepare
Melaporkan dari Kota Parepare

FKIP Umpar Gelar Diklat Penguatan 916 Kepsek di Sulsel

Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) melaksanakan Diklat Penguatan Kepala Sekolah. Berlangsung tiga tahap.

Diikuti para peserta dari Kota Parepare (106 orang), Kabupaten Pinrang (422 orang), Tana Toraja (208 orang), dan Toraja Utara (180 orang). Totalnya 916 peserta.

Khusus peserta dari Parepare dan Pinrang diklat digelar di Kota Parepare. Sedangkan peserta dari Tana Toraja dilaksanakan di Kabupaten Toraja Utara. Acaranya digelar serentak, 5-12 Oktober 2019.

Tahap 2 digelar pada 18-25 Oktober 2019. Tahap 3 digelar 29 Oktober -5 November 2019. Pelatihan ini menggunakan anggaran dari bantuan pemerintah (banpem) senilai Rp 3,2 miliar.

Diklat ini digelar berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Juga merujuk nota kerja sama (MoU) antara FKIP Umpar dan LPPKS Solo di Solo dan di Jakarta serta Keputusan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5497/B.B1.3/Hk/2019.

Pengungsi Wamena Pakai Baju sebagai Handuk Habis Mandi

744 Kendaraan Dinas Pemprov Sulsel Hilang

Dekan FKIP Umpar Patahuddin Mpd mengatakan bahwa narasumber diklat berasal dari widyaswara LPPPK KPTK, instruktur LPMP Provinsi Sulsel, dosen-dosen
FKIP Umpar dan pengawas sekolah masing-masing Dinas Kabupaten/Kota Makassar.

Sementara peserta Diklat PKS adalah kepala sekolah yang sedang menjabat dan belum memilki STTP dan pelatihan calon kepala sekolah serta yang telah diangkat sebelum diundangkannya
Permendikbud No 6 tahun 2018 tertanggal 9 April 2018.

Nantinya para kepala sekolah yang dinyatakan lulus Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah akan diberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) Penguatan Kepala Sekolah.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved