23 Anggota DPRD Jeneponto Absen Tak Hadiri Pelantikan Wakil Ketua Dewan
Pantauan awak Tribun, selain sejumlah anggota DPRD tak hadir juga pimpinan forum komunikasi daerah juga tak tampak seperti Polres Jeneponto dan Kodim
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Hanya 17 anggota Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD) dari total 40 anggota dewan Jeneponto yang menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Wakil Ketua DPRD Irmawati, pada Kamis (3/10/2019) siang tadi.
Pelantikan ini berlangsung di ruang rapat Paripurna Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulsel.
Deretan 3 Tokoh Politik Ini Tentang Presiden Jokowi Keluarkan Perppu KPK
Door, Pelaku Penculikan dan Pemerkosaan Anak Ditembak Tim Polrestabes Makassar
Dua Pemuda Asal Sarira Tator Ditangkap Polisi
Antonio Conte Minta Inter Milan Lupakan Kekalahan Lawan Barcelona, Kini Fokus Hadapi Juventus
Laga PSM Versus Persipura di Stadion Mattoanging Ditunda
Pantauan awak Tribun, selain sejumlah anggota DPRD tak hadir juga pimpinan forum komunikasi daerah juga tak tampak seperti Polres Jeneponto dan Kodim serta Kejari.
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menyesalkan kondisi itu.
Ia menilai pelantikan wakil ketua DPRD Jeneponto Irmawati terkesan asal jadi.
" Kepada sekwan seharusnya acara ini harus dipersiapkan dengan matang, jangan seperti ini, asal jadi," kata Iksan dengan nada tegas.
"Saya sebagai ketua Golkar Jeneponto merasa kecewa ini bukti kurangnya koordinasi sekretariat. Harusnya ini diselenggarakan secara seksama penuh dengan hikmat," pungkanya.
Iapun berharap banyaknya kursi kosong akibat kurang koordinasi dan tidak terjadi dalam acara berikutnya.
Sebelumnya, pelantikan ketua DPRD Jeneponto dari partai Gerindra Salmawati dan wakil ketua dua Imam Taufiq dari partai PPP telah diselenggarakan di tempat yang sama. (TribunJeneponto.com)
Skuad Persijo Jeneponto Liga 3 Makan Mi Instan di Pinrang, Aktifis Galang Dana
Kelompok jurnalis dan aktivis yang tergabung dalam aliansi peduli Persijo lakukan penggalangan dana, Rabu (2/10/2019) siang.
Hal ini dikarenakan tim kebanggan masyarakat Butta Turatea itu tak mendapat dana untuk bertanding di putaran kedua Liga 3 Sulsel 2019 di kabupaten Pinrang.
Mereka menggalang dana di kantor instansi swasta maupun di DPRD Jeneponto juga ada turun langsung kejalan.
Baca: TRIBUNWIKI: Apa Itu Gas Air Mata? Ini Kandungan di Dalamnya, Bahaya, dan Sejarah
Dari aksi solidaritas itu, mereka berhasil mengumpulkan dana Rp 1,2 juta dan langsung ditransfer ke pemain Persijo.
"Aksi kita ini wujud keprihatinan kita kepada tim Persijo yang tak dapat bantuan pemerintah, padahal mereka bertanding membawa nama baik Jeneponto," kata Syarif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dominasi-pelantikan-pengambilan-sumpah-wakil-dprd-jeneponto.jpg)