Antonio Conte Minta Inter Milan Lupakan Kekalahan Lawan Barcelona, Kini Fokus Hadapi Juventus
Dua gol Barcelona dicetak oleh Alexis Sanches dan satu gol Inter Milan dicetak oleh Lautaro Martinez.
TRIBUN-TIMUR.COM - Barcelona sukses mengalahkan Inter Milan penyisihan grup Liga Champions pekan kedua di Camp Nou, Kamis (3/10/2019).
Barcelona unggul 2-1 atas tamunya Inter Milan.
Dua gol Barcelona dicetak oleh Alexis Sanches dan satu gol Inter Milan dicetak oleh Lautaro Martinez.
Barcelona sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Lautaro Martinez di awal babak pertama, tepatnya menit kedua.
Laga PSM Versus Persipura di Stadion Mattoanging Ditunda
Mau Minum Kopi Gratis? Yuk Hadiri Even Kopi Internasional di Taman Firdaus Pinrang
Namun, di babak kedua, dwi gol Luis Suarez memastikan tiga poin, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan laga kandang Barcelona di kompetisi Eropa.
Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan, Barcelona bisa memenangkan pertandingan setelah melakukan beberapa perubahan.
"Inter membuktikan mereka adalah tim kuat, tetapi Barcelona meningkatkan tempo permainan, dan itu memberikan dampak yang besar," ucap Valverde, dikutip dari football-italia.net.
Sementara Pelatih Inter Milan Antonio Conte, menilai timnya tidak layak kalah.
"Pujian bagus untuk kinerja tim di lapangan, kami layak mendapatkan lebih, lebih banyak, dan seharusnya memaksimalkan beberapa peluang yang kami ciptakan," ucap Antonio Conte kepada Sky Sport Italia.
"Kami membuktikan bahwa kami dapat menyebabkan masalah bagi Barcelona," ujarnya melanjutkan.
Conte menegaskan, timnya tidak akan terlarut oleh hasil pertandingan lawan Barcelona.
Apalagi mereka akan bersiap lawan Juventus akhir pekan ini dalam lanjutan Liga Italia.
Patarai Amir Jabat Ketua, Ini Nama Wakil Ketua I dan II DPRD Maros
Golkar Soppeng Tak Garansi Heruddin Tahang dan Nurmal Idrus Bakal Jadi Pendamping A Kaswadi Razak
"Sekarang kami harus menutup luka dan bersiap untuk menghadapi Juventus pada hari Minggu," tambah Antonio Conte.
"Para pemain memberikan segalanya, menunjukkan karakter keberanian, tetapi kami kalah.
"Kita harus menyadari dan memperbaiki diri agar tidak menderita seperti saat ini, karena kita tidak dapat pulang dengan bahagia. Itu bukan mentalitas tim yang hebat," beber mantan pelatih Chelsea itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/martin.jpg)