Kumpulkan Tokoh Agama dan Pemuda, Kodim 1405 Mallusettasi Gelar Bin Komsos Tangkal Radikalisme
Kegiatan ini berlangsung di Aula Markas Kodim 1405 Mallusettasi, Jl Jenderal Achmad Yani, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Penulis: Akbar | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Kodim 1405 Mallusetasi menggelar kegiatan Bin Komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme, Kamis (26/9/2019).
Bin Komsos tersebut mengangkat tema melalui kegiatan pembinaan Komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme, kita perkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi Pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme/separatisme dalam rangka mewujudkan alat juang pertahanan yang tangguh.
Demo Depan Pintu 1 Unhas, Mobil Plat Merah Dirusak
Siap Kolaborasi, BPR Hasamitra Kesulitan Gaet Fintech Legal
Kedai Anu Ena Tongkrongan Cozy Milenial di New Dafest Makassar
Suaib Mansur Mendaftar Calon Wakil Bupati di Golkar, Isyarat Paket Indah Putri Indriani ?
Saat yang Lain Aji Mumpung Nagita Istri Raffi Banjir Job Nyanyi Malah Ditolak, Alasanya Bikin Itu
Kegiatan ini berlangsung di Aula Markas Kodim 1405 Mallusettasi, Jl Jenderal Achmad Yani, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Kegiatan komsos ini tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
Sebagai pembawa materi Bin Komsos yakni Ipda Marino, (Kaurbin Ops Satbinmas Polres Parepare) dan Saeful Amir (Anggota Napiter).
Ipda Marino menyampaikan, kegiatan ini intinya mencegah ancaman bahaya radikalisme dan separatisme dalam rangka mewujudkan Alat Juang yang tangguh.
Komsos cegah tangkal radikalisme ini menurut dia, sangat penting diselenggarakan mengingat begitu masifnya paham paham radikal berkembang di masyarakat.
"Tanamkan hidup kebersamaan, dengan adanya undang-undang ini, maka jangan sembarangan men-share berita bohong karna belum tentu berita itu benar," ungkapnya.
Sementara itu, Saiful Amir menyatakan, keprihatinannya terkait kondisi anak-anak dan remaja saat ini yang memiliki pemikiran radikal.
Selain itu, juga dalam menggali informasi dari eks napi teroris, bagaimana mengantisipasi dan mencegah berkembangnya paham radikalisme di kalangan remaja.
"Pelajar paling mudah disusupi paham-paham radikal," tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1405/Malludettasi, Letkol Kav Ali Syahputra Siregar.
Laporan Wartawan TribunBarru.com, @akbar_hs
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mallusetasi-menggelar-kegiatan-bin.jpg)