Opini

Seks Bebas Hancurkan Generasi Bangsa

Bukan sesuatu hal yang asing lagi, saat ini banyak anak muda yang telah kehilangan cita-cita, visi dan semangat dalam hidupnya.

Seks Bebas Hancurkan Generasi Bangsa
Citizen Reporter
Muhammad Akbar, S.Pd Penulis Buku, Teacher, Founder www.mujahiddakwah.com dan Pendiri Madani Institute – Center For Islamic Studies 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Salah satu tantangan di era globalisasi ini adalah krisis moral dan hancurnya generasi bangsa akibat seks bebas yang semakin marak terjadi di sekitar kita.

Bukan sesuatu hal yang asing lagi, saat ini banyak anak muda yang telah kehilangan cita-cita, visi dan semangat dalam hidupnya.

Hal itu karena menjadi korban seks bebas yang semakin merajalela.

Berbagai data tentang problem generasi bangsa hari ini dapat kita lihat dari berbagai sumber, salah satunya dari laporan komisi perlindungan anak Indonesia (KPAI).

Lighthouse School Program Segera Diterapkan di Bantaeng

Konglomerat Sukanto Tanoto Pemilik Lahan HTI untuk Ibu Kota Baru RI, Ini Profil, Sejarah Kekayaannya

Polda Sulbar Gelar Salat Istisqa, Berikut Tata Caranya

Data ini sering sekali kita jumpai sebagai bahan renungan, meskipun data ini sudah lama.

Laporan KPAI dari survei yang dilakukannya tahun 2007 di 12 kota besar di Indonesia tentang perilaku seksual remaja sungguh sangat mengerikan.

Hasilnya seperti yang diberitakan SCTV adalah, dari lebih 4.500 remaja yang di survei, 97 persen di antaranya mengaku pernah menonton film porno.

Sebanyak 93,7 persen remaja sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas mengaku pernah berciuman serta happy petting alias bercumbu berat dan oral seks.

Hal yang lebih menyedihkan lagi, 62,7 persen remaja SMP mengaku sudah tidak perawan lagi.

Bahkan, 21,2 persen remaja SMA mengaku pernah melakukan aborsi. Data ini dipublikasikan pada tahun 2007, 12 tahun yang lalu.

Halaman
1234
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved