SD 44 Bantaulu Sapanang Gagal Dapat Bantuan Pemerintah Meski Rusak Parah
Hal itu diungkapkan Kasi Sarana dan Prasarana Jabal Nur saat ditemui awak Tribun di kantornya, Jl Abd Jalil Sikki, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
Di SD Nomor 44 Bantaulu, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Jeneponto terdapat 152 murid.
Dan murid yang belajar dibawa tenda yakni murid kelas satu dan kelas dua.
Dikutip dari data olahan posko induk penanggulangan bencana Jeneponto, Rabu (30/1/2019) lalu, total sementara sekolah terdampak sebanyak 26 unit.
26 unit masing-masing, 15 Sekolah Dasar, Satu PAUD, enam SMP, satu SMA dan tiga SMK.
Kerusakannya, beragam mulai infrastruktur roboh seperti pagar hingga ruang kelas rusak.
Selain banjir juga merusak sarana sekolah seperti meja, kursi, buku, komputer dan proyektor serta alat praktek siswa SMK seperti mesin jahit.
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Poltekes Makassar Gelar Upacara Pencegahan Zona Integritas
Lagu Ibu dari New Sahka yang Dicover Lesti Jadi Trending Youtube, Ini Liriknya dan Videonya
Hasil China Open 2019-Lewati Ujian Pertama, Fajar/Rian dan Rinov/Pitha Lolos ke Babak Kedua
Indonesia Darurat Asap, Rumah Zakat Siaga Bencana Asap di 6 Provinsi
TPA Tamangapa Terbakar, Camat Bontoala Bagikan 200 Masker untuk Pengendara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/prasarana-pemkab-jeneponto-jabal-nur.jpg)