Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SD 44 Bantaulu Sapanang Gagal Dapat Bantuan Pemerintah Meski Rusak Parah

Hal itu diungkapkan Kasi Sarana dan Prasarana Jabal Nur saat ditemui awak Tribun di kantornya, Jl Abd Jalil Sikki, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
ikbal/tribunjeneponto.com
Kasi Sarana dan Prasarana Pemkab Jeneponto Jabal Nur 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto mengaku telah berupaya membantu SD 44 Bantaulu Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto Sulsel agar dapat bantuan renovasi sekolah.

Hal itu diungkapkan Kasi Sarana dan Prasarana Jabal Nur saat ditemui awak Tribun di kantornya, Jl Abd Jalil Sikki, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (17/9/2019) siang.

Poltekes Makassar Gelar Upacara Pencegahan Zona Integritas

Lagu Ibu dari New Sahka yang Dicover Lesti Jadi Trending Youtube, Ini Liriknya dan Videonya

Hasil China Open 2019-Lewati Ujian Pertama, Fajar/Rian dan Rinov/Pitha Lolos ke Babak Kedua

Indonesia Darurat Asap, Rumah Zakat Siaga Bencana Asap di 6 Provinsi

TPA Tamangapa Terbakar, Camat Bontoala Bagikan 200 Masker untuk Pengendara

Menurutnya ia telah mengusulkan agar sekolah itu mendapat bantuan dengan cara melaporkan ke kementerian.

"Pengusulan DAK 2020, saya sudah mengusulkan dan bahkan membawa foto ke pusat tetapi setelah di cek oleh orang Kementerian ternyata tidak masuk di data Dapodik," kata Jabal Nur.

" Sehingga orang Kementerian mengatakan bahwa kami tidak bisa bantu karena tidak masuk DAK untuk tahun 2020," tuturnya.

Pria yang akrab disapa Jabal itu menambahkan meski sekolah rusak parah jika Dapodik sarana tak terinput maka tak akan mendapat bantuan dari Kementerian.

"Orang Kementerian bahkan ngomong gini rusak parah bagaimanapun, kalau tidak masuk di Dapodik kami tidak bisa bantu," tegasnya.

Ia menjelaskan tak bisa menggunakan dana APBD untuk membantu sekolah yang rusak karena dana yang terbatas.

" Dana terbatas dan tak mencukupi dengan rusak parahnya itu sekolah, jadi kita harap pihak kepala sekolah agar segera merampungkan data Dapodik Sarananya agar dapat bantuan dari kementerian," tutupnya.

Kasi Sarana dan Prasarana Pemkab Jeneponto Jabal Nur
Kasi Sarana dan Prasarana Pemkab Jeneponto Jabal Nur (ikbal/tribunjeneponto.com)

Berbeda dengan kepala Sekolah SD nomor 44 Bantaulu H Suharto, menurutnya Ia telah sering kali mengusulkan untuk dapat bantuan perbaikan.

"Saya sudah sering kali mengusulkan untuk perbaikan sekolah, namun hingga saat ini tak ada perbaikan," kata H Suharto beberapa waktu lalu.

Murid SD 44 Bantaulu terpaksa belajar dibawah tenda darurat dari kementerian sosial akibat sebuah bangunan gedung sekolah rusak parah pasca banjir 22 Januari lalu.

Akibatnya proses belajar puluhan murid sekolah tersebut terganggu dengan kondisi ini.

"Ini musim kemarau dan angin kencang, tak jarang ini tenda terbang akibat angin itu dan tentu membuat proses belajar terganggu," pungkasnya.

"Ini lagi melantai berdebu yang tentu kalau angin kencang akan menggangu, kasihan juga siswa dan gurunya," jelas kepsek SD 44 Bantaulu itu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved