Legislator Jeneponto Sayangkan Diknas Tak Serius Bantu SD 44 Bantaulu
Menurut Jabal Nur hal itu dikarenakan operator pihak sekolah tidak mengimput Dapodik Sarana sekolah yang berjarak sekitar 6 km dari kantor Bupati Jene
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Anggota DPRD Jeneponto dari partai PAN H Awaluddin Sindring mengaku miris menbaca penjelasan Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Jeneponto Jabal Nur.
Pasalnya, SD Nomor 44 Bantaulu Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, tak dapat bantuan meski rusak parah.
Film Perempuan Tanah Jahanam Disebut Lebih Seram dari Pengabdi Setan, Ini Sinopsis dan Trailernya
Inilah 7 Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR RI, Laode Syarif Sebut Lumpuhkan Penindakan
Dinas Kesehatan Parepare Konvergensi Pencegahan Stunting
BREAKING NEWS: Kebakaran TPAS Antang Diselidiki Polrestabes Makassar
7 Fraksi Terbentuk di DPRD Luwu Utara, Berikut Daftarnya
Menurut Jabal Nur hal itu dikarenakan operator pihak sekolah tidak mengimput Dapodik Sarana sekolah yang berjarak sekitar 6 km dari kantor Bupati Jeneponto itu.
Menanggapi hal itu anggota DPRD Jeneponto Awaluddin Sindring mengahrapkan harusnya dinas pendidikan Jeneponto yang turun langsung.
" Harusnya pihak dinas pendidikan yang paham tentang aturan itu dan tahu kondisi mengarahkan operator sekolah," kata Awaluddin Sindring, Selasa (17/9/2019) sore.
" Untuk membantunya menginput Dapodik sarana sesuai kondisi sekolah," kata Awaluddin.
Ia menambahkan pihak dinas pendidikan Jeneponto terkesan melakukan pembiaran.
"Sepertinya terjadi pembiaran dari dinas pendidikan. Apalagi ini jelas sekali sekolahnya hancur akibat banjur," tuturnya.

Anggota DPRD Jeneponto Dapil 1 Binamu Turatea itu mengaku akan memperjuangkan dan mengawal kondisi SD nomor 44 Bantaulu Jeneponto.
Sebelumnya, kepala sekolah SD Nomor 44 Bantaulu H Suharto mengungkapkan sering kali mengusulkan bantuan perbaikan sekolah
"Saya sudah sering kali mengusulkan untuk perbaikan sekolah, namun hingga saat ini tak ada perbaikan," kata kepala sekolah SD Nomor 44 Bantaulu H Suharto.
Namun hal itu dibantah Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Jeneponto Jabal Nur, Selasa (17/9/2019) siang.
Menurut pria yang akrab disapa Jabal pihak kepala sekolah tak pernah kordinasi dengan dinas pendidikan.
"Seandainya dia kordinasi dengan kita pasti kita akan bantu untuk memperbaiki Dapodik Sarana agar segera mendapat bantuan," kata Jabal.
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur