Bau dan Asap Kebakaran TPA Tamangapa Sampai ke Gowa, Warga Kira Awan di Pagi Hari
Asap ini menyeruak hingga Kompleks Grasindo Sejahtera, Jl Makam Dato Ripanggentungan, Gowa.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bau asap dari lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, sampai ke Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (16/9/2019).
Asap ini menyeruak hingga Kompleks Grasindo Sejahtera, Jl Makam Dato Ripanggentungan, Gowa.
Jarak antara Kompleks dan TPA Tamangapa sejauh sekitar 6 kilometer.
BREAKING NEWS: Gedung MTs dan MA Guppi Mamuju Terbakar, Berikut Foto-Fotonya
GM AirNav Makassar : Kebakaran di TPAS Antang Tak Seperti di Sumatera dan Kalimantan
300 Maba Polinas Makassar Ikuti PSPL 2019
"Tadi kami rasakan bau terbakar, saya cari-cari di dekat rumah tapi tak ada," kata warga Kompleks Grasindo Sejahtera, Andi Azhar.
Ia pun harus memakai masker untuk keluar rumah.
"Kita pakai masker untuk jaga-jaga saja, jalanan memang putih saya kira awan," katanya.
Dinas Pendidikan Kota Makassar saat ini sudah melakukan antisipasi kepada murid SD dan siswa SMP, di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Sulsel, Senin (16/9/2019).
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdul Aziz Hasan mengatakan, sekolah sudah membagikan masker.
Tapi, jika asap sudah masuk kadar mengganggu pernapasan.
"Kalau sudah menganggu maka kita harus pulangkan mereka lebih awal," kata staf ahli Wali Kota Makassar ini.
Abdul Aziz mengatakan, saat ini proses belajar mengajar masih berlangsung.
Tolak Revisi UU KPK, Jurnalis dan Mahasiswa Mamasa Gelar Aksi Tabur Bunga
Sebelumnya, sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, terbakar, Minggu (15/9/2019).
Kebakaran yang terjadi sejak pukul 13.00 siang tadi, itu berlangsung hingga malam hari.
Hingga kini, belasan hingga puluhan armada Damkar Kota Makassar masih hilir mudik melakukan proses pemadaman.
Armada damkar yang dikerahkan pun hilir mudik melakukan pengisian lantaran rembesan api yang kian meluas.