Operasi Patuh 2019 Berakhir, Kasat Lantas Polres Wajo Tidak Bangga Tilang Banyak Pengendara

Operasi Patuh 2019 Berakhir, Kasat Lantas Polres Wajo Tidak Bangga Tilang Banyak Pengendara

Operasi Patuh 2019 Berakhir, Kasat Lantas Polres Wajo Tidak Bangga Tilang Banyak Pengendara
hardiansyah/tribunwajo.com
Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf. 

Operasi Patuh 2019 Berakhir, Kasat Lantas Polres Wajo Tidak Bangga Tilang Banyak Pengendara

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Operasi Patuh 2019 berakhir, Kamis (12/9/2019). Di Kabupaten Wajo, tercatat ada 1.601 pengendara yang ditilang.

Menurut Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf, penilangan dilakukan sesungguhnya untuk mengantisipasi angka kecelakaan.

"Pelanggaran itu adalah awal kecelakaan lalu lintas, tolong disampaikan kepada keluarga dan kita sendiri untuk senantiasa tertib dalam berlalu lintas," katanya.

 

Baca: Operasi Patuh 2019 Berakhir, 1.601 Pelanggar Ditilang di Wajo

Baca: Prakiraan Cuaca di Wajo Hari Ini: Sepanjang Hari Diperkirakan Cerah, Tak Berpotensi Hujan

Baca: Pemprov dan DPRD Sulbar Teken Persetujuan Pembentukan Kabupaten Balanipa

Lebih lanjut, mantan Kasat Lantas Polres Bone tersebut menyebutkan, pihak satuan lalu lintas sesunggubnya tidak bangga menindak banyak pelanggar.

"Kami dari satuan lalu lintas tidak bangga apabila menindak sebanyak mungkin pelanggar tapi kami bangga apabila tidak ada lagi yang melanggar," katanya.

Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf.
Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Yusuf. (TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN)

Sebab, tujuan sesungguhnya dari penilangan yang dilakukan oleh satuan lalu lintas adalah menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Dengan tidak adanya pelanggar bisa menciptakan atau menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas," katanya.

Diketahui, dari 1.601 pelanggar yang ditilang, pelanggar tak menggunakan helm maupun yang tak berstandar SNI paling banyak ditilang, yakni 556.

Lalu, di urutan kedua adalah pengemudi mobil yang tak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman, yakni 370.

Halaman
1234
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved